BNNP Kepri Bongkar Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Tangkap 7 Tersangka

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik rumah sekaligus yang menjemput sabu seberat 40 kilogram di Pantai Nemo Teluk Mata Ikan, saat digiring petugas di rumahnya di Jalan Cemara Mas nomor 10 Suka Jadi Kota Batam, Kamis (5/12/2024). Matapedia6.com/ Luci

Pemilik rumah sekaligus yang menjemput sabu seberat 40 kilogram di Pantai Nemo Teluk Mata Ikan, saat digiring petugas di rumahnya di Jalan Cemara Mas nomor 10 Suka Jadi Kota Batam, Kamis (5/12/2024). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Penggeledahan dua rumah mewah di Batam oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri merupakan pengembangan penangkapan sindikat jaringan narkoba internasional dari Malaysia.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Hanny Hidayat, mengungkapkan penggeledahan bermula dari penangkapan 40 kg sabu di Pantai Nemo, Teluk Mata Ikan, Nongsa, pada Jumat (29/11/2024).

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap empat tersangka berinisial MD, SY, MS, dan MH.

Operasi dimulai setelah petugas menerima informasi dari masyarakat tentang adanya rencana peredaran narkotika di kawasan Pantai Nemo.

Petugas mencurigai seorang pria membawa dua tas hitam. Pria tersebut diketahui berinisial MD kedapatan membawa 40 bungkus plastik yang dikemas dalam bungkusan kopi good way berisi kristal putih diduga sabu dengan berat 40 kg.

Pengembangan dilakukan, dan petugas menangkap SY di lokasi yang sama. Interogasi terhadap SY mengungkap perannya sebagai penjemput MD.

Selanjutnya, pada Sabtu (30/11/2024), MS ditangkap di Pelabuhan Internasional Batam Centre. MS diketahui sebagai pemberi sabu kepada MD di Sungai Rengit, Malaysia.

Penggerebekan dan Penggeledahan di Batam berlanjut dengan penangkapan MH di Batu Ampar.

MH diketahui berencana memesan 4 kg sabu dari MD. Hingga kini, barang bukti sabu dan empat tersangka telah diamankan untuk penyidikan lebih lanjut.

Pada Kamis (5/12/2024), BNNP Kepri bersama personel kepolisian menggeledah dua rumah mewah di Batam yang diduga terkait kasus ini.

Meski tidak ditemukan narkoba atau tersangka baru di lokasi tersebut, petugas membawa dokumen dan uang Ringgit Malaysia sebagai barang bukti.

Brigjen Pol Hanny menjelaskan selain empat tersangka yang ditangkap di Batam, pihaknya juga menangkap tiga tersangka lain di Medan. Ketiganya berperan sebagai pengendali dalam sindikat ini.

“Empat tersangka di Batam dijerat Pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) sub Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Hanny.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan
Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan
Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL
Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan
Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Jukir di Batam
Remaja di Batam Ditangkap Polisi Terungkap Curi Motor 15 Kali, Aksinya Berakhir di Polsek Sekupang
Belasan Kios Kuliner di Mega Legenda Batam Hangus Terbakar, Polisi Masih Lidik Penyebab Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:12 WIB

Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:53 WIB

Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Senin, 26 Januari 2026 - 21:57 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui

Berita Terbaru