Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang ditemukan pedagang di kawasan Bagan Pete, Kota Jambi, Kamis (29/1/2026). Matapedia6.com/Dalil

Uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang ditemukan pedagang di kawasan Bagan Pete, Kota Jambi, Kamis (29/1/2026). Matapedia6.com/Dalil

MATAPEDIA6.com, KOTA JAMBI – Peredaran uang palsu kembali meresahkan para pedagang di Kota Jambi. Pedangan banyak menemukan uang palsu di sejumlah kawasan, seperti Kenali Besar, Simpang Rimbo, Kota Baru, Rajawali, Mayang, hingga Bagan Pete, Kamis (29/1/2026).

Sasaran utama pelaku adalah pedagang kecil, terutama toko sembako dan pedagang yang beroperasi selama 24 jam.

Modus yang digunakan masih sama, yakni memanfaatkan kelengahan pedagang saat kondisi ramai atau ketika berjualan pada dini hari.

Lia, salah seorang pedagang sembako dan manisan, mengaku tokonya sudah berulang kali menjadi korban peredaran uang palsu.

“Kalau mau dihitung sudah lupa berapa kali toko saya dapat uang palsu,” ujar Lia.

Lia menjelaskan, kejadian terbaru dialaminya saat berjualan di kawasan Kenali Besar, Kecamatan Kota Baru, Simpang Rimbo. Uang palsu tersebut diketahui berpecahan Rp100.000 dan baru disadari saat ia menghitung hasil penjualan di rumah.

Baca juga: Pegawai Toko 24 Jam di Jambi Jadi Korban Hipnotis, HP Ditukar Emas Palsu

“Ketahuannya pas mau setor dan hitung uang di rumah. Waktu di toko tidak kelihatan karena kondisi lagi ramai,” jelasnya.

Menurut Lia, kejadian serupa juga pernah terjadi di beberapa lokasi lain. “Di Rajawali sudah pernah, di Mayang juga, dan di Bagan Pete juga pernah,” sebutnya.

Tak hanya tokonya, Lia menyebut toko milik adiknya di kawasan Kota Baru juga sempat menerima uang palsu. Beruntung, adiknya langsung menyadari dan mengembalikan uang tersebut kepada pembeli.

“Orangnya pura-pura tidak tahu, lalu kabur,” katanya.

Para pedagang menduga maraknya kembali peredaran uang palsu ini berkaitan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.

“Sempat lama kami tidak dapat uang palsu. Sekarang kambuh lagi,” ujar Lia.

Lia pun mengimbau sesama pedagang agar lebih waspada, terutama saat menerima uang pecahan besar.

“Biasanya pelaku beraksi saat subuh ketika pedagang mengantuk, atau saat toko sedang ramai. Kadang uangnya dilipat supaya tidak dicek detail,” jelasnya.

Baca juga: Selain Uang Palsu Marak, Geng Motor dan Begal Buat Resah Warga Kota Jambi

Hal senada disampaikan Mariam, pedagang di kawasan Rajawali. Ia berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas untuk menangkap pelaku peredaran uang palsu.

“Ini sudah sangat meresahkan, terutama pedagang kecil. Jelas ini perbuatan melawan hukum dan merugikan orang lain,” tegas Mariam.

Menurutnya, uang palsu yang beredar saat ini sangat mirip dengan uang asli, sehingga sulit dibedakan secara kasat mata.

“Kadang baru ketahuan pakai alat pendeteksi atau diterawang. Kalau lagi capek, ngantuk, atau ramai, bisa saja lolos,” katanya.

Para pedagang berharap pihak kepolisian meningkatkan pengawasan dan penindakan agar peredaran uang palsu tidak terus berulang, terlebih menjelang momen meningkatnya transaksi masyarakat.

Penulis: Dalil |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun
Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh
Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang
Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan
Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban
Kapal MV Ocean Porter Berbendera Tanzania Bawa 2,6 Ton Sabu Cair Dicegat Tim Gabungan di Bengkalis
Tuntutan Dju Seng Ditunda untuk Keempat Kalinya, Ini Alasannya
Carolein Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Gelapkan Mobil Rental 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:43 WIB

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban

Berita Terbaru