Selain Uang Palsu Marak, Geng Motor dan Begal Buat Resah Warga Kota Jambi

Minggu, 21 September 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar saat korban begal masuk kedalam warung untuk bersembunyi dan tetap dikejar oleh para pelaku, Minggu (21/9/2025). Matapedia6.com/Ali.

Tangkapan layar saat korban begal masuk kedalam warung untuk bersembunyi dan tetap dikejar oleh para pelaku, Minggu (21/9/2025). Matapedia6.com/Ali.

MATAPEDIA6.com, JAMBI – Masyarakat Kota Jambi dihantui maraknya peredaran uang palsu, dan juga aksi geng motor yang sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Hal ini setelah segerombolan geng motor nekat melakukan pembegalan di kawasan Simpang Kawat, Kecamatan Jelutung, Minggu (21/9/2025) dini hari.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV warga, dimana para pelaku nekat masuk sampai ke dalam warung 24 jam di kawasan Jelutung.

Dalam rekaman terlihat, seorang remaja yang mengendarai sepeda motor dikejar belasan pemotor. Korban yang ketakutan akhirnya lari masuk ke salah satu toko warga untuk menyelamatkan diri.

Namun, gerombolan geng motor tetap mengejar dan bahkan sempat menghajar korban. Motor korban pun berhasil dibawa kabur pelaku.

Sardo, penjaga toko yang menjadi saksi, mengaku kaget dan panik saat tiba-tiba sekelompok pemotor masuk ke dalam tokonya bersama korban.

Baca juga: Marak Peredaran Uang Palsu, Pedagang di Jambi Jadi Sasaran

“Saya kira mau diserang. Korban tiba-tiba masuk ke toko untuk berlindung. Mereka sempat berkelahi di dalam. Sajam saya tidak tahu ada atau tidak, tapi yang jelas jumlah pelakunya banyak, sekitar sepuluh orang, sebagian masih di atas motor,” ujar Sardo.

Ia menambahkan, selama menjaga toko, baru kali ini dirinya menyaksikan kejadian seperti itu.

“Saya benar-benar terkejut dan ketakutan. Belum pernah ada kejadian seperti ini sebelumnya,” katanya.

Peristiwa ini menambah rasa cemas masyarakat Kota Jambi. Pasalnya, selain ulah geng motor yang meresahkan, warga juga sedang dibuat gusar dengan maraknya peredaran uang palsu yang menyasar para pedagang.

Masyarakat berharap aparat kepolisian segera bertindak tegas dengan menertibkan gerombolan geng motor di jalanan serta menindak jaringan peredaran uang palsu yang merugikan banyak pihak.

Baca juga: Pedagang di Kota Jambi Resah, Pelaku Penipuan Pembayaran Transfer Marak Berkeliaran

Hingga berita ini diturunkan penjaga toko belum membuat laporan ke pihak kepolisian atas kejadian tersebut.

Penulis: Dalil |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

JPU Tuntut Carolein 3 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental
Andi Morena Laporkan Akun Medsos ke Poisi, Catut Nama dalam Kasus Pengungkapan Narkotika BNN di Batuampar
Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam
Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah
Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan
Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku
Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos
Empat Tersangka Kasus Tewasnya Bripda Natanael Resmi Dilimpahkan ke Kejari Batam, Jaksa Siapkan Dakwaan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:49 WIB

JPU Tuntut Carolein 3 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Andi Morena Laporkan Akun Medsos ke Poisi, Catut Nama dalam Kasus Pengungkapan Narkotika BNN di Batuampar

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:39 WIB

Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:08 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan

Berita Terbaru