MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri serta Pembangunan Sosial dan Keluarga Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim.
Kunjungan itu berlangsung di Gedung Bida Utama BP Batam, Kamis (11/9/2025). Zhulkarnain hadir bersama Konsul Jenderal Singapura untuk Batam, Gavin Ang.
Amsakar yang didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut hangat rombongan tersebut.
Ia menegaskan Batam dan Singapura memiliki hubungan erat dan saling melengkapi, terutama dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.
“Kemitraan strategis ini harus selalu kita bangun dan jalin bersama,” kata Amsakar.
Baca juga:BP Batam Paparkan Program Prioritas 2025-2029 di RDP Komisi VI DPR RI
Ia menjelaskan, Batam kini mendapat perhatian khusus Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendukung dunia usaha dan memperkuat iklim investasi.
Salah satu langkah strategis yakni terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25/2025 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta PP Nomor 28/2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Regulasi tersebut memberi kewenangan luas kepada BP Batam. Seluruh perizinan yang sebelumnya berada di kementerian dan lembaga di Jakarta kini dialihkan ke BP Batam.
Pemerintah juga tengah merevisi PP Nomor 46/2007 untuk memperluas wilayah kerja BP Batam hingga kawasan pesisir.
“Langkah ini strategis untuk pengembangan Batam ke depan,” tegas Amsakar.
Selain regulasi, Amsakar menekankan kondisi Batam yang kondusif di tengah dinamika nasional.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan menjadi modal penting dalam menciptakan iklim usaha kompetitif.
Ia juga menegaskan komitmen BP Batam untuk terus mendukung investasi Singapura. “Kami berharap komunikasi ini terus terjalin, dan Batam bersama Indonesia dan Singapura bisa membangun hubungan harmonis di Asia,” ujar Amsakar.
Menteri Zhulkarnain Abdul Rahim mengaku terkesan dengan perkembangan pesat Batam. Ia mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 7,04 persen pada 2023, lebih tinggi dari rata-rata nasional.
“Begitu banyak perkembangan di Batam, ini bagus untuk Batam dan Indonesia. Batam selalu menjadi teman baik bagi Singapura dan kami harap hubungan erat ini terus terjalin,” kata Zhulkarnain.
Singapura tercatat menanamkan investasi senilai Rp6,51 triliun di Batam sepanjang 2024. Negara itu konsisten menjadi salah satu dari lima investor asing terbesar, yang menunjukkan keberhasilan Batam menjaga iklim investasi.*r
Baca juga:BP Batam Dorong Kompetensi ASN, Wujudkan Birokrasi Adaptif dan Responsif

















