Bulog Pastikan Stok Beras Batam Aman 6 Bulan ke Depan, Krimsus Pantau Distributor

Kamis, 17 Juli 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Kepri saat melakukan sidak kebeberapa pasar yang ada di kota Batam, Kamis (17/7/2025). Matapedia6.com/Dok Polisi

Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Kepri saat melakukan sidak kebeberapa pasar yang ada di kota Batam, Kamis (17/7/2025). Matapedia6.com/Dok Polisi

MATAPEDIA6.com, BATAM – Di tengah maraknya isu beras oplosan yang meresahkan masyarakat, Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Batam menegaskan bahwa stok beras yang beredar di Batam dalam kondisi aman, mencukupi, dan terbebas dari praktik pengoplosan.

Kepastian ini disampaikan oleh Asman Administrasi dan Keuangan Bulog Batam, Yessy Medilla, mewakili Pemimpin KC Bulog Batam, Guido XL Pereira, Kamis (17/7/2025).

“Tim Satgas Pangan telah melakukan inspeksi langsung ke gudang Bulog di Batu Ampar. Mereka mengambil sampel beras satu per satu dan hasilnya tidak ditemukan indikasi adanya beras oplosan,” kata Yessy.

Bulog Batam saat ini memiliki cadangan sebanyak 2.600 ton beras, yang dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 3 hingga 6 bulan ke depan.

“Stok ini aman hingga akhir tahun. Jadi masyarakat tidak perlu panik ataupun khawatir,” katanya.

Baca juga: Bulog Batam Pastikan Stok Beras Aman Selama Ramadan Hingga Idul Fitri

Beras yang tersedia terdiri dari dua kategori, yaitu, beras medium SP2HP yang dikirim langsung dari Jakarta, dijual seharga Rp11.300 per kilogram.

Beras premium, seperti Beras Kita kemasan 5 kg dan Horas Premium kemasan 25 kg.

Dia memastikan tidak ada hambatan dalam distribusi beras dari pusat ke Batam. Logistik berjalan lancar dan pasokan tetap stabil.

“Pasokan berjalan normal dan lancar. Kami terus memantau distribusi agar harga tetap terkendali di pasaran,” ungkapnya.

Dalam bulan ini, Bulog Batam juga telah menyalurkan beras bantuan pangan kepada 32.500 keluarga penerima manfaat, masing-masing menerima 20 kg beras.

Tak hanya itu, Bulog juga siap menggelar operasi pasar sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan harga dan menjaga kestabilan pasokan.

Baca juga: BI dan Pemprov Kepri Pastikan Stok Beras Cukup Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2024

“Kami akan adakan operasi pasar besok dan lusa di halaman Kantor Lurah Sei Panas dan Baloi Center,” jelasnya.

Yessy mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu hoaks soal beras oplosan.

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Kami pastikan stok beras aman dan berkualitas,” katanya.

Sementara di tempat lain Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Kepri, juga melakukan pemantauan beras oplosan di beberapa pasar di Kota Batam.

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Ruslaeni, mengatakan pengawasan ini sengaja dilaksanakan untuk melindungi masyarakat dari dugaan peredaraan beras oplosan.

“Pengawasan tersebut dilakukan selama satu bulan terakhir, sejauh ini belum ditemukan indikasi adanya beras oplosan atau produk olahan yang mengandung bahan berbahaya beredar di pasar,” kata Ruslani.

Ruslaeni menjelaskan, selain pengecekan di sejumlah toko, distributor, hingga pasar, pihaknya juga melakukan pengujian sampel. Hasilnya, belum ditemukan indikasi adanya pengoplosan beras.

“Ada sejumlah merk beras yang ditemukan dioplos dan disampaikan Satgas Pangan terindikasi dioplos tersebut tidak beredar di Kepri. Tetapi kami tetap melakukan pengawasan dan pengujian sempel,” kata Ruslani.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru