MATAPEDIA6.com, BATAM-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam turun langsung ke tengah keramaian Bazar Batamliciouz di Taman Pasific, Nagoya, Rabu (23/12/2025).
Melalui Gerakan Aksi Pelayanan On Location (Gaspol) dalam program ke Tempat Anda, Pelayanan Lengkap (Ketapel), Disdukcapil membuka layanan administrasi kependudukan tanpa menunggu warga datang ke kantor.
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy, menyatakan program Ketapel dirancang untuk memangkas jarak dan waktu pelayanan dengan menyapa masyarakat langsung di ruang publik.
“Hari ini kami berkolaborasi dengan Batamliciouz dan hadir di bazar untuk melayani pengunjung serta warga sekitar yang ingin mengurus dokumen kependudukan,” ujar Adisthy.
Disdukcapil membuka layanan Ketapel sejak 23 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Warga dapat mengurus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), mencetak Kartu Identitas Anak (KIA), hingga melakukan perekaman e-KTP di lokasi.
Baca juga: Telkom Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Tengah Akselerasi Transformasi Digital
Untuk perekaman e-KTP, Disdukcapil menetapkan waktu cetak fisik selama tiga hari. Warga yang melakukan perekaman pada 23 Desember dapat mengambil e-KTP fisik di lokasi yang sama pada H+2.
“Perekaman hari ini, fisiknya bisa diambil tiga hari kemudian di tempat ini,” jelas mantan Camat Lubuk Baja tersebut.
Adisthy menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak pelayanan dibuka, warga terus berdatangan tanpa jeda untuk memanfaatkan layanan yang disediakan.
“Tidak ada libur pelayanan. Justru di momen libur kami turun langsung ke lapangan. Sejak dibuka tadi, warga terus datang,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh layanan Ketapel diberikan gratis tanpa pungutan biaya. Masyarakat cukup membawa dokumen pendukung sesuai layanan yang dibutuhkan.
Selain pelayanan dokumen, Disdukcapil juga gencar sosialisasi penggunaan IKD. Hingga kini, sekitar 58 ribu warga Batam telah mengaktifkan IKD.
“Kami dorong masyarakat beralih ke IKD karena fungsinya sama dengan e-KTP. Ke depan, kami berharap jumlah pengguna terus bertambah,” tutup Adisthy.
Baca juga:Hakim HS Dipecat MKH Gegara Dugaan Selingkuh, Begini Penjelasan PN Batam
Editor:Zalfirega


















