Hakim HS Dipecat MKH Gegara Dugaan Selingkuh, Begini Penjelasan PN Batam

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Humas PN Batam, Vabiannes Stuart Wattimena saat diwawancara wartawan, Selasa (23/12/2025). Foto:Nik/matapedia

Humas PN Batam, Vabiannes Stuart Wattimena saat diwawancara wartawan, Selasa (23/12/2025). Foto:Nik/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pengadilan Negeri (PN) Batam akhirnya angkat bicara soal pemecatan tidak dengan hormat terhadap hakim berinisial HS. Majelis Kehormatan Hakim (MKH) menjatuhkan sanksi terberat itu setelah HS dilaporkan suaminya sendiri atas dugaan perselingkuhan dan berulang kali mangkir dari pemeriksaan.

Humas PN Batam, Vabiannes Stuart Wattimena, menegaskan HS sudah berhenti menjalankan tugas sebagai hakim sejak 2023, jauh sebelum MKH memutus perkara etik tersebut.

Meski demikian, secara administratif HS masih tercatat sebagai hakim PN Batam hingga putusan resmi dijatuhkan.

HS mulai bertugas di PN Batam sejak April 2021, saat sebagian besar persidangan masih berlangsung secara daring akibat pandemi COVID-19. Pada periode awal itu, jumlah perkara yang ditanganinya relatif terbatas.

Baca juga:Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Salurkan Rp1,15 Miliar untuk Korban Banjir Bandang Sumbar

Masalah muncul pada 2023 ketika suami HS melaporkannya ke MKH atas dugaan perselingkuhan dengan pria berinisial S, yang disebut-sebut sebagai pengurus salah satu organisasi kemasyarakatan. Sejak laporan itu masuk, HS tak lagi aktif menjalankan tugas kehakiman.

“Yang bersangkutan sejak sekitar tahun 2023 sudah tidak menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai hakim di PN Batam,” kata Vabiannes pada wartawan, Selasa (23/12/2025).

PN Batam, kata dia, telah berulang kali memanggil HS secara patut dan sah agar kembali bertugas sekaligus menggunakan hak jawabnya dalam proses pemeriksaan etik. Namun, seluruh panggilan itu tak pernah diindahkan.

“Kami sudah menyurati yang bersangkutan untuk menjalankan tugas dan menghadapi persoalan ini melalui hak jawab, tetapi tidak dilakukan,” ujarnya.

Upaya pemanggilan juga datang dari Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau hingga Badan Pengawasan Mahkamah Agung. Hasilnya sama: HS tak pernah hadir memenuhi pemeriksaan.

“Yang bersangkutan tidak pernah datang. Putusan MKH dijatuhkan tanpa kehadiran terlapor,” tegas Vabiannes.

Baca juga:Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Raih Perempuan Inspiratif dan Wonder Mom Awards 2025 

Di tengah proses tersebut, HS sempat mengajukan permohonan pensiun dini ke Mahkamah Agung. Namun, ketika MA memanggilnya untuk memberikan penjelasan, HS kembali mangkir.

“Permohonan pensiun dini diajukan, tetapi saat diminta hadir untuk menjelaskan alasannya, yang bersangkutan juga tidak datang,” jelasnya.

Vabiannes menegaskan, hakim yang tidak menjalankan tugas tidak menerima gaji. Lebih jauh, putusan pemberhentian tidak dengan hormat otomatis menghapus seluruh hak keuangan HS, termasuk hak pensiun.

“Dengan putusan pemberhentian tidak dengan hormat, seluruh hak, termasuk pensiun, tidak didapatkan,” katanya.

PN Batam memastikan ketidakhadiran HS tidak mengganggu jalannya persidangan. Ketua PN langsung mengalihkan seluruh perkara yang sempat ditangani HS kepada hakim lain.

“Tidak ada perkara yang terbengkalai. Majelis langsung diganti,” ujar Vabiannes.

Selain laporan dari suaminya, HS juga menghadapi laporan lain yang berasal dari pihak keluarga. PN Batam menegaskan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme dan kewenangan lembaga pengawas hakim.

Baca juga:Aksi Damai Buruh saat HJB Batam ke-196, Desak Penerapan UMS, Amsakar: Buruh dan Pengusaha Harus Sepakat

 

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung
Jalan Gajah Mada Batam Ditargetkan Dibuka 1 November, BP Batam Tuntaskan Perbaikan
Hari Bakti ke-55 BP Batam: Amsakar Raih Penghargaan, Investasi Naik 62,75 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB