Disnaker Batam Turun ke Lokasi Usai Kebakaran Kapal Elsa Regent di ASL Shipyard, Soroti K3 

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto saat melihat langsung titik lokasi kapal terbakar di kawasan PT ASL Batam beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto saat melihat langsung titik lokasi kapal terbakar di kawasan PT ASL Batam beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, menegaskan Disnaker langsung turun ke lokasi usai kebakaran kapal di PT ASL Shipyard untuk memastikan kondisi dan menekan pembenahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Setelah terjadi kebakaran dan kami langsung bergerak ke lokasi. Disnaker Batam fokus pada pembinaan ke depan, agar perusahaan berkomitmen menjaga K3,” kata Yudi, Kamis (29/1/2026).

Hasil kunjungan dan diskusi Disnaker dengan manajemen PT ASL Shipyard mengungkap sejumlah fakta penting. Kebakaran terjadi di kapal Elsa Regent, tepatnya di dek atas bagian tengah.

Baca juga:Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Saat insiden berlangsung, tidak ada aktivitas pekerjaan maupun kru di atas kapal. Kapal tersebut bahkan telah kosong dan tidak beroperasi selama sekitar lima tahun dalam kondisi terkunci serta berada di bawah pengamanan petugas keamanan.

“Proses pemadaman api berlangsung sekitar satu jam, menggunakan gondola dan air laut, yang dilakukan oleh tim internal ASL dengan dukungan tim pemerintah,” ungkap Yudi.

Setelah pemilik kapal memberikan izin, tim gabungan langsung melakukan pengecekan menyeluruh ke dalam kapal untuk memastikan tidak ada lagi titik api.

“Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi internal oleh pihak perusahaan,” tuturnya.

Ia menyebutkan, dari sisi manajemen, General Manager PT ASL Shipyard, Audri menyampaikan bahwa perusahaan telah mengganti tim Health, Safety, and Environment (HSE). Posisi manajer HSE kini dijabat oleh Zulkarnaen, sebagai bagian dari upaya pembenahan internal.

Namun, Disnaker menegaskan persoalan ini tidak bisa dipandang sempit. Meski pengawasan K3 secara regulasi berada di bawah kewenangan provinsi, tekanan publik tetap mengarah ke pemerintah kota.

“Sudut pandang masyarakat, wartawan, LSM, hingga warga Batam akan selalu mempertanyakan kejadian seperti ini kepada kami sebagai pemerintah yang menaungi industri di Batam,” tegas Yudi.

Karena itu, Disnaker mendorong koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah dan pelaku industri untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat.

Fokus pembenahan tidak hanya pada K3, tetapi juga pemenuhan syarat kerja serta rekrutmen tenaga kerja yang memprioritaskan pekerja lokal.

Disnaker juga meminta PT ASL Shipyard dan seluruh subkontraktornya melakukan pembenahan menyeluruh agar kondisi kerja ke depan lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab.

“Ini menjadi momentum evaluasi bersama. Industri harus berjalan seiring dengan perlindungan pekerja dan keselamatan lingkungan kerja,” pungkas Yudi.

Baca juga:Polisi Ungkap Kebakaran Kapal Elsa Regent di ASL Shipyard Batam, Tak Ada Korban Jiwa 

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

 

 

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru