DPRD Batam Desak DLH Tanggapi Krisis Sampah yang Menghantui Warga

Senin, 6 Januari 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah dan asap dari pembakaran sampah ganggu pengendara yang hendak ke Jembatan Barelang, Minggu (5/1/2025). Matapedia6.com/Luci.

Tumpukan sampah dan asap dari pembakaran sampah ganggu pengendara yang hendak ke Jembatan Barelang, Minggu (5/1/2025). Matapedia6.com/Luci.

MATAPEDIA6.com, BATAM– Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam Arlon Veristo mengkritik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam atas lambannya penanganan sampah sepajang awal tahun yang belum terangkut di beberapa titik.

“Saya minta DLH untuk serius menangani sampah yang belum diangkut di beberapa wilayah kota Batam,” kata Arlon, Senin (6/1/2024).

Politikus Nasdem itu menyebut, tumpukan sampah tersebut dibiarkan hingga berhari-hari tanpa penanganan, yang sangat mengganggu kesehatan masyarakat dan merusak lingkungan.

“Yang menjadi masalah, yang hampir disetiap titik di Kecamatan Kota Batam sampah banyak menumpuk,” katanya.

Dia juga menyoroti keterbatasan armada pengangkut sampah sebagai alasan yang tidak dapat diterima. Ia menilai DLH Kota Batam seharusnya memiliki armada cadangan untuk mengantisipasi kerusakan.

“Apa lagi bakal ada penambahan armada pengangkut sampah sebanyak 40-50 unit pada tahun 2025,” tegas dia.

Arlon juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menyatakan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Ia mencatat bahwa Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah belum dijalankan secara efektif.

“Ini tugas kita bersama, masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan,” pintanya.

Terpisah, Kabid Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Eka Suryanto mengakui beberapa titik wilayah yang belum terangkut sampah karana keterbatasan sarana dan prasarana.

“Jadi mengenai TPS Marcopolo jalan Dapur 12 alat berat telah diturunkan untuk menangani masalah di lokasi tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh permasalahan sampah yang belum diangkut diselesaikan dalam waktu dekat. Begitu juga dengan TPA Punggur mengalami kendala keterbatasan sarana prasarana.

“Sarana di TPA mengalami kendala dan macet. Rencana awal tahun adalah untuk menetralkan semua permasalahan yang ada,” tuturnya.

Baca juga:Sampah Menumpuk di Jalan Trans Barelang Batam Buat Resah Warga dan Wisatawan

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru