DPRD Batam Dorong Ranperda Kota Ramah Anak, Wali Kota Nyatakan Dukungan Penuh

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, dihadiri Sekda Batam Jefridin, Kamis (24/7/2025). Foto:Ist/matapedia

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, dihadiri Sekda Batam Jefridin, Kamis (24/7/2025). Foto:Ist/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – DPRD Kota Batam memimpin langkah penting menuju perlindungan anak dengan menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kota Ramah Anak.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, Kamis (24/7/2025), sebanyak 26 anggota dewan hadir menyatakan komitmen bersama mewujudkan regulasi ini.

Dukungan penuh juga datang dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid. Pemerintah kota siap bersinergi dengan DPRD untuk membahas dan menyempurnakan materi Ranperda bersama Panitia Khusus (Pansus).

Baca juga: DPRD Batam Desak PT ABH Atasi Krisis Air di Batu Ampar, Warga Mengadu Tak Dapat Air Berminggu-minggu

Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin, menegaskan bahwa Ranperda ini menjadi bukti nyata komitmen dewan melindungi hak-hak anak di tengah tantangan sosial dan ekonomi Batam sebagai kota industri dan perdagangan.

“Ranperda ini bukan hanya regulasi, tetapi wujud keberpihakan DPRD terhadap masa depan anak-anak Batam,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Jefridin menyampaikan bahwa kebijakan Kota Ramah Anak harus diarahkan untuk mengurangi kemiskinan dan menyediakan program perlindungan bagi anak-anak rentan. Isu kekerasan, perdagangan, dan eksploitasi anak menjadi fokus utama dalam regulasi ini.

“Pemerintah Kota Batam menyambut baik usulan DPRD. Substansi Ranperda akan disesuaikan dengan kewenangan daerah agar selaras dengan peraturan yang berlaku,” ujar Jefridin.

DPRD Batam berharap regulasi ini mampu mendorong sinergi lintas sektor, memastikan anak-anak Batam memperoleh hak atas pendidikan bermutu, perlindungan, dan lingkungan yang aman.

Dengan dukungan penuh pemerintah kota, DPRD optimistis Ranperda Kota Ramah Anak akan menjadi tonggak penting perlindungan anak di Batam.

Baca juga:DPRD Batam Usulkan Ranperda Kota Ramah Anak, Dorong Perlindungan Anak Masuk Agenda Pembangunan

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri
Fesmed Selat Malaka AJI 2026 di Batam Bahas Kebebasan Pers dan Isu Publik Asia Tenggara
Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Parang ke Tukang Parkir di Nagoya Saat Nongkrong di Kafe
Lapas Cipinang Percepat Penataan Hunian untuk Mendukung Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan
Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai
Polisi Bongkar Pembuatan 15 SIM C Palsu di Batam, Tarif Rp600 Ribu
Lahan 5,4 Hektare di Batam Dipersoalkan, Ahli Waris Daking Tuntut Kompensasi dari Dua Perusahaan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:55 WIB

Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri

Sabtu, 26 September 2026 - 19:05 WIB

Fesmed Selat Malaka AJI 2026 di Batam Bahas Kebebasan Pers dan Isu Publik Asia Tenggara

Sabtu, 26 September 2026 - 13:08 WIB

Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Parang ke Tukang Parkir di Nagoya Saat Nongkrong di Kafe

Sabtu, 26 September 2026 - 12:06 WIB

Lapas Cipinang Percepat Penataan Hunian untuk Mendukung Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Jumat, 25 September 2026 - 19:01 WIB

Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai

Berita Terbaru