Dukung Program Presiden, BP Batam Siap Berkolaborasi Program Ketahanan Pangan di Tanjung Banon

Sabtu, 25 Januari 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam rapat bersama mendukung program presiden Prabowo. Foto:Dok/Ist

BP Batam rapat bersama mendukung program presiden Prabowo. Foto:Dok/Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM-Badan Pengusahaan (BP) Batam mengatakan siap untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dan berkolaborasi dalam program Ketahanan Pangan di Tanjung Banon.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Harlas Buana, dalam rapat usulan pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau kecil di Rempang-Galang, Kamis (23/1/2025).

Kolaborasi ini diinisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau dan melibatkan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta Kejaksaan.

Said Sudrajad, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, menyatakan bahwa program ini bertujuan mendukung ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Sehingga, pihaknya menyusun program ketahanan pangan dari sektor perikanan karena wilayah Provinsi Kepri sebagian besarnya adalah kelautan. Program ini, rencananya akan dilaksanakan di hunian baru masyarakat terdampak pembangunan Rempang Eco-City, Tanjung Banon,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ini menjadi kawasan kemandirian pangan. Tidak hanya itu, tapi juga menjadi kawasan pariwisata dan pertanian yang dapat memberikan dampak luas kepada masyarakat dan daerah,” tambahnya.

Harlas Buana juga mengungkapkan bahwa BP Batam telah mengusulkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menjadikan Tanjung Banon sebagai kampung nelayan modern (Kalamo).

Kawasan ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, termasuk dermaga, area indoor dan outdoor, ruangan penyimpanan hasil tangkapan nelayan, serta pasar.

“Kita berharap dengan kolaborasi ini dapat mewujudkan Tanjung Banon sebagai kampung nelayan modern, karena dilengkapi fasilitas yang dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.**r

Cek berita artikel lainnya di Google News

Berita Terkait

Simulasi Kebakaran Motor di SPBU Padang, Pertamina Uji Kecepatan Respons Darurat
Pertamina dan Pemprov Riau Sidak SPBU, Perkuat Distribusi BBM dan Cegah Panic Buying
Pertamina Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Akses BBM Kian Dekat
Pertamina Salurkan 1.000 Paket Sembako Lewat Pasar Murah di Lhokseumawe
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK
OJK Kepri Gandeng DPK, Perpustakaan Disulap Jadi Pusat Edukasi Keuangan
Pertamina Sumbagut Siagakan Avtur, Kawal 70+ Penerbangan Haji 2026 dari Empat Bandara
Komisaris Utama Tinjau FT Sei Siak, Pertamina Perkuat Keandalan Distribusi Energi Sumbagut

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:39 WIB

Simulasi Kebakaran Motor di SPBU Padang, Pertamina Uji Kecepatan Respons Darurat

Senin, 4 Mei 2026 - 17:38 WIB

Pertamina dan Pemprov Riau Sidak SPBU, Perkuat Distribusi BBM dan Cegah Panic Buying

Kamis, 30 April 2026 - 10:17 WIB

Pertamina Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Akses BBM Kian Dekat

Sabtu, 25 April 2026 - 20:07 WIB

Pertamina Salurkan 1.000 Paket Sembako Lewat Pasar Murah di Lhokseumawe

Sabtu, 25 April 2026 - 14:43 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK

Berita Terbaru