Elnusa Kembangkan Kampung Buah, Perkuat Ekonomi dan Ekosistem Nongsa

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simbolis penanaman pohon oleh EFK dan warga sebagai bagian dari inisiatif ekonomi hijau dan pelestarian lingkungan pesisir Batam. Foto:Istimewa

Simbolis penanaman pohon oleh EFK dan warga sebagai bagian dari inisiatif ekonomi hijau dan pelestarian lingkungan pesisir Batam. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Industri energi tak hanya soal eksplorasi dan produksi. Di ujung timur Batam, PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK) menunjukkan arah baru bagaimana korporasi dapat menciptakan dampak berkelanjutan melalui kolaborasi akar rumput.

Melalui peresmian Kampung Buah Nongsa dan pembentukan Kelompok Pelestarian Lingkungan Hidup dan Budaya Indonesia (KPLHBI) di kawasan Bakau Serip, Nongsa, EFK mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, ekonomi sirkular, dan pelestarian lingkungan dalam satu ekosistem lokal.

Sebagai anak usaha dari PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina Hulu Energi, EFK memanfaatkan pendekatan keberlanjutan dengan memadukan prinsip AKHLAK One Pertamina dan budaya One Kolab – BERSAMA untuk Indonesia.

Langkah ini tak hanya menjadi strategi tanggung jawab sosial, tapi juga bentuk investasi sosial jangka panjang yang memperkuat hubungan perusahaan dengan komunitas sekitar.

Direktur EFK Ari Wijaya menjelaskan bahwa Kampung Buah Nongsa bukan sekadar proyek tanam pohon pihaknya membentuk kelompok usaha muda yang akan dibina menjadi UMKM tanggu.

“Dari hulu ke hilir, mulai dari produksi buah, pengolahan menjadi keripik, hingga pemasaran,” ujar Ari dikutip dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Lebih jauh, inisiatif ini berdampak ganda: memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus berkontribusi pada dekarbonisasi dan peningkatan tutupan hijau di kawasan pesisir Batam. Strategi ini sejalan dengan target nasional pengurangan emisi dan ketahanan iklim.

Dukungan penuh juga datang dari jajaran induk perusahaan. Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja, menegaskan bahwa setiap program Elnusa Group selalu berbasis pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang tertanam dalam strategi bisnis utama.

Perwakilan EFK dan tokoh masyarakat Nongsa berfoto bersama usai peresmian Kampung Buah Nongsa di kawasan Bakau Serip, Batam. Foto :Istimewa

“Kami ingin memastikan setiap intervensi memberikan efek riil dan jangka panjang, bukan sekadar seremoni,” kata Bachtiar.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mendorong usaha lokal yang inklusif. Menurutnya, hanya melalui partisipasi aktif masyarakat, nilai keberlanjutan dapat menjelma sebagai budaya, bukan sekadar wacana korporat.

Selain seremoni peresmian, EFK juga menyerahkan piagam simbolis kepada Lurah Sambau dan membagikan bibit pohon buah kepada warga RW 10.

Hadir pula Komisaris Utama Elnusa Eko Ariantoro, Direktur Operasi Elnusa Endro Hartanto, tokoh adat Melayu Nongsa, dan perwakilan pemuda yang tergabung dalam KPLHBI.

Langkah ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah hingga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan poin 15 (Pelestarian Ekosistem Daratan).

Dengan semangat kolaboratif dan keberlanjutan, EFK ingin membuktikan bahwa industri migas pun bisa menjadi katalis perubahan sosial dan lingkungan—bukan hanya pencetak profit, tetapi juga penyemai manfaat.

 

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru