Hindari Terjadi Banjir, Pemilik Kawasan Buatkan Saluran Drainase

Selasa, 3 September 2024 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mendatangi lokasi penimbunan dan melihat alat berat melakukan pengerukan saluran di Sungai Binti, Selasa (3/9/2024), Matapedia6.com/Luci

Warga mendatangi lokasi penimbunan dan melihat alat berat melakukan pengerukan saluran di Sungai Binti, Selasa (3/9/2024), Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Hindari terjadi banjir di pemukiman warga, tepatnya di Kampung tua Sei Binti Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pemilik kawasan buatkan saluran drainase sementara, Selasa (3/9/2024) sore.

Seperti diketahui kurang lebih 20 hektare lahan di Sagulung tepatnya tidak jauh dari pelabuhan Sagulung, saat ini sedang digarap  penimbunan.

Lahan yang ditimbun merupakan rawa sekaligus daerah resapan air dari pemukiman warga di Kampung tua Sei Binti.

Warga khawatir terjadi banjir mendatangi lokasi penimbunan dan meminta agar dibuatkan saluran, agar disaat hujan turun pemukiman warga tidak banjir.

Rahman Ismail tokoh masyarakat Kampung Tua Sei Binti, mengatakan baru mengetahui daerah resapan air di wilayah mereka sudah ditimbun.

“Lokasi penimbunan lahan dari pemukiman masih ada kurang lebih 300 meter, jadi kita tidak perhatikan selama ini,” kata Ismail pada wartawan di lokasi.

Dia menjelaskan karena aktifitas dilakukan setiap hari, mereka mencoba melihat ke daerah resapan, dan ternyata semua resapan sudah selesai di timbun.

“Jadi hari ini kita minta untuk dibuatkan saluran agar disaat hujan nanti air tetap bisa mengalir,” katanya.

Rahman juga bersyukur karena permintaan warga langsung dipenuhi dan langsung dibuat saluran.

“Kita tidak permasalahkan pembangunan, karena lahan yang sedang ditimbun juga tidak ada hubungannya dengan Kampung tua,” sebut dia

Warga minta pembangunan tidak susahkan masyarakat sekitar.”Kita sangat senang karena saluran sudah di buat,” kata Ismail.

Di tempat yang sama, Lurah Sei Binti Jamil mengatakan, pihaknya minta pengembang perhatikan saluran air drainase.

“Kita bicara dampak, jangan sampai karena pembangunan warga dirugikan,” kata Jamil.

Dia juga mengatakan saluran air dari pemukiman harus menjadi perhatian.

“Tadi kita sudah bertemu dengan pengembang dan mereka juga sudah langsung membuat saluran,” kata Jamil.

Cek berita dan artikel lain di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung
Jalan Gajah Mada Batam Ditargetkan Dibuka 1 November, BP Batam Tuntaskan Perbaikan
Hari Bakti ke-55 BP Batam: Amsakar Raih Penghargaan, Investasi Naik 62,75 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB