Ini Harga Tiket Pesawat Batam-Padang dan Batam-Jakarta

Minggu, 23 Maret 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi di Bandara Hang Nadim Batam beberapa hari yang lalu. Foto:Dok/matapedia

Situasi di Bandara Hang Nadim Batam beberapa hari yang lalu. Foto:Dok/matapedia


MATAPEDIA6.com, BATAM- Menjelang liburan Idul Fitri 1446 H, harga tiket pesawat untuk rute Batam-Padang dan Batam-Jakarta melonjak signifikan. Harga tiket kini mencapai Rp 1,5 juta, terutama pada akhir pekan dan liburan.

Berdasarkan penelusuran matapedia6 di Traveloka pada Minggu (23/3/2025), tiket rute Batam-Padang pada 28 Maret 2025 sudah habis. Untuk tanggal tersebut, calon penumpang bisa memilih penerbangan pada 29 Maret 2025, namun dengan harga tiket yang tinggi kelas bisnis —Rp 13 juta, jauh lebih mahal dibandingkan harga biasa yang sekitar Rp 1 juta.

Untuk rute Batam-Jakarta, harga tiket juga mengalami lonjakan, bahkan kelas ekonomi sudah mencapai harga yang lebih tinggi dari biasanya. Beberapa calon penumpang berharap maskapai menyesuaikan harga dengan daya beli masyarakat.

Irwan, warga Batam, memilih mudik via Malaysia ke Jakarta untuk menghemat biaya. Ia mengaku bisa menghemat Rp 3,5 juta untuk lima anggota keluarga dibandingkan terbang langsung dari Batam.

Bagas juga memilih rute Malaysia-Jakarta, yang lebih murah. Tiketnya hanya Rp 500.000 per orang, sedangkan tiket Batam-Jakarta mencapai Rp 1,5 juta per orang, bahkan kelas bisnis bisa mencapai Rp 8,7 juta.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi 13-14% mulai 24 Maret, namun harga tiket malah semakin tinggi.

Pemerintah memberikan diskon ini untuk pembelian tiket antara 1 Maret hingga 7 April 2025, dengan jadwal penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025.

Terpisah, Direktur PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah Pikri menyebut, bahwa pemerintah telah memberikan diskon harga tiket pesawat Garuda, meskipun rute Batam-Padang tidak langsung dan memerlukan transit di Jakarta.

“Harga tiket yang biasanya mencapai Rp 15 juta kini turun menjadi sekitar Rp 13 juta,” ujarnya yang juga melakukan pengecekan di Traveloka.

Menurutnya, pemerintah berusaha memberikan diskon harga tiket pesawat selama mudik lebaran, sementara pelayanan di Bandara Hang Nadim telah memberikan layanan self check-in.

“Self check-in adalah layanan check-in mandiri yang dapat dilakukan menggunakan mesin oleh calon penumpang,” tuturnya.

Anggota DPRD Batam Soroti Lonjakan Harga Tiket Pesawat

Anggota DPRD Batam Fraksi Nasdem, Arlon Veristo, mengkritik lonjakan harga tiket pesawat rute Batam-Padang dan Batam-Jakarta menjelang Idul Fitri 1446 H.

Ia menilai kenaikan harga yang mencapai Rp 3 juta per penerbangan membebani masyarakat, terutama yang hendak mudik.

“Ini tidak wajar dan memberatkan,” tegas Arlon. Ia juga menyoroti ketidaksesuaian antara kebijakan diskon tiket pesawat yang diumumkan pemerintah dengan kenyataan harga yang justru melonjak.

Politikus Nasdem itu mendesak pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan ini dan memastikan adanya dialog antara maskapai dan masyarakat untuk menurunkan harga tiket. Ia juga meminta pengawasan ketat agar tidak ada praktik yang merugikan konsumen.

“Prinsipnya, maskapai harus mempertimbangkan daya beli masyarakat, terutama saat liburan,” ujar Arlon.

Arlon berharap maskapai penerbangan dapat mempertimbangkan daya beli masyarakat dan menyesuaikan harga tiket dengan kondisi ekonomi yang ada, khususnya liburan Lebaran Idul Fitri 1446 H.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Bursa Efek Indonesia Kepri Sorot Peluang Besar Pasar Modal: Literasi Naik, Investor Mendekati 20 Juta
BI Paparkan Ketahanan Ekonomi Kepri dan Arah Sinergi Baru di PTBI 2025
Indosat Percepat Inklusi Digital di Kepri dengan AIvolusi5G, Hadirkan Konektivitas yang Lebih Aman dan Cerdas
Obligasi Indonesia di Tengah Guncangan Pasar Global
Batam Jadi Magnet Baru UMKM, Kementerian UMKM, BP Batam, dan BRI Dorong Akses Permodalan dan Investasi
Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Industri dan Investasi Jadi Mesin Penggerak Utama
Batam Catat Lonjakan Logistik, Peti Kemas dan Kargo Naik Tajam
BP Batam Gandeng IPB, Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dorong Investasi Modern

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 17:41 WIB

Bursa Efek Indonesia Kepri Sorot Peluang Besar Pasar Modal: Literasi Naik, Investor Mendekati 20 Juta

Selasa, 25 November 2025 - 23:50 WIB

Indosat Percepat Inklusi Digital di Kepri dengan AIvolusi5G, Hadirkan Konektivitas yang Lebih Aman dan Cerdas

Senin, 24 November 2025 - 12:17 WIB

Obligasi Indonesia di Tengah Guncangan Pasar Global

Rabu, 12 November 2025 - 19:33 WIB

Batam Jadi Magnet Baru UMKM, Kementerian UMKM, BP Batam, dan BRI Dorong Akses Permodalan dan Investasi

Jumat, 7 November 2025 - 10:25 WIB

Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Industri dan Investasi Jadi Mesin Penggerak Utama

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB