MATAPEDIA6.com, BATAM— Badan Pengusahaan (BP) Batam menutup tahun 2025 dengan kinerja solid dan optimisme tinggi menyongsong 2026.
Investasi yang masuk ke Batam menembus Rp 54,74 triliun mendekati target Rp 60 triliun, sekaligus mendorong laju ekonomi daerah.
Capaian investasi tersebut mengerek pertumbuhan ekonomi Batam hingga 6,89 persen, melampaui tahun sebelumnya.
Angka ini menegaskan Batam tetap atraktif di mata investor, meski tekanan ekonomi global belum sepenuhnya mereda.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan kinerja positif ini lahir dari sinergi lintas sektor dan pembenahan yang konsisten, terutama pada layanan perizinan.
Baca juga:Hendra Asman Resmi Mundur dari Pimpinan DPRD Batam, Paripurna Pelantikan PAW Digelar 28 Januari
“Kami menjaga sinergi dan terus membenahi sektor pelayanan, khususnya perizinan. Tujuannya jelas: memastikan iklim investasi tetap kondusif dan memberi dampak nyata bagi ekonomi Batam,” kata Amsakar, Rabu (14/1/2025).
Tak berhenti di situ, BP Batam juga mempercepat penyederhanaan regulasi untuk memperkuat ekosistem usaha dan mempercepat realisasi investasi.
Langkah tersebut menjadi fondasi BP Batam untuk melompat lebih jauh pada 2026. Amsakar menilai kepercayaan investor sepanjang 2025 menjadi modal penting untuk menghadapi tahun depan.
“Di tengah ketidakpastian global, investor masih memilih Batam. Kepercayaan ini harus kita jaga agar arus investasi dan aktivitas industri terus bergerak,” tegasnya.
Dengan modal kinerja dan kepercayaan tersebut, BP Batam mematok 2026 sebagai tahun percepatan pembangunan dan penguatan posisi Batam sebagai magnet investasi nasional.
Baca juga:Residivis Curanmor Diringkus, Polisi Bongkar 20 Aksi TKP di Batam


















