Jalan R Suprapto Gelap Gulita PJU Tak Berfungsi, Warga Resah Melintas Malam Hari

Selasa, 25 Maret 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan gelap gulita saat malam hari, lampu jalan dari bundaran Bas Camp hingga U-turn Buana Raya tidak berfungsi, Selasa (25/3/2025). Matapedia6.com/Istimewa

Kondisi jalan gelap gulita saat malam hari, lampu jalan dari bundaran Bas Camp hingga U-turn Buana Raya tidak berfungsi, Selasa (25/3/2025). Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan R Suprapto, dari Simpang Bas Camp hingga U-turn Buana Raya, tak berfungsi selama dua hari terakhir.

Akibatnya, jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer itu gelap gulita saat malam hari, menimbulkan keresahan di kalangan warga dan pengendara.

Sugeng, warga Ruko ABC Sagulung, menyebutkan bahwa kondisi ini sangat tidak biasa.

Biasanya, jika ada kerusakan, hanya beberapa tiang lampu yang padam, bukan sepanjang jalan.

Ia menduga padamnya PJU kali ini disebabkan oleh korsleting akibat hujan yang mengguyur Kota Batam beberapa hari lalu.

“Kita sangat khawatir kalau dibiarkan, bisa memicu kecelakaan. Apalagi di jalur ini ada beberapa simpang perumahan. Saat malam, pandangan terbatas, pengendara bisa tidak melihat kendaraan lain yang keluar masuk perumahan,” ujar Sugeng, Selasa (25/3/2025).

Jalan R Suprapto sendiri merupakan jalur utama yang ramai dilalui kendaraan dari Muka Kuning menuju Tanjunguncang dan Marina.

Sugeng juga menyoroti masih banyaknya pengendara yang kurang disiplin dalam berkendara, termasuk kendaraan yang tidak memiliki lampu sein atau lampu belakang yang tidak menyala.

“Banyak juga becak motor yang kadang tidak terlihat jelas saat malam. Ini sangat berbahaya jika lampu jalan mati seperti ini,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar, mengatakan bahwa pihaknya baru mendapat laporan terkait kondisi tersebut dan segera melakukan pengecekan.

“Kami belum tahu pasti apa penyebabnya, bisa jadi karena kerusakan teknis atau faktor lain. Akan segera kami cek,” kata Suhar.

Warga berharap perbaikan dapat dilakukan secepatnya agar tidak ada insiden kecelakaan akibat minimnya penerangan.

“Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki. Kami sangat berharap pemerintah segera menyalakan kembali lampu-lampu jalan ini demi keselamatan bersama,” pungkas Sugeng.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru