Jawaban Wali Kota Batam Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD soal Ranperda APBD 2026

Senin, 15 September 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, didampingi wakil ketua I Aweng Kurniawan, wakil ketua II Budi Mardianto dan wakil ketua II Hendra Asman dalam rapat Paripurna jawaban wali kota Batam tentang pandangan umum fraksi atas Ranperda APBD tahun 2026, di ruang rapat utama DPRD Kota Batam, Senin (15/9/2025). Matapedia6.com/Luci

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, didampingi wakil ketua I Aweng Kurniawan, wakil ketua II Budi Mardianto dan wakil ketua II Hendra Asman dalam rapat Paripurna jawaban wali kota Batam tentang pandangan umum fraksi atas Ranperda APBD tahun 2026, di ruang rapat utama DPRD Kota Batam, Senin (15/9/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6. com, BATAM – Pemerintah Kota Batam resmi menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Batam terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam rapat paripurna DPRD, Senin (15/9/2025), Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang diwakili Plt Sekda Firmansyah memaparkan secara rinci tanggapan Pemko terhadap masukan setiap fraksi.

Fraksi Partai NasDem

Fraksi NasDem sebelumnya menyoroti pajak, infrastruktur, kesehatan, hingga UMKM. Menanggapi hal itu, Firmansyah menyebut Pemko terus mengintensifkan pajak dan retribusi berbasis digital tanpa membebani masyarakat, khususnya UMKM dan sektor informal.

Selain itu, optimalisasi aset daerah dilakukan melalui kerja sama dengan pihak swasta, sementara pengawasan pembangunan infrastruktur diperketat agar tepat waktu dan berdampak pada daya saing.

Di bidang pendidikan dan kesehatan, Pemko memprioritaskan pembangunan sekolah baru, ruang kelas, fasilitas kesehatan, serta program penurunan stunting.

Fraksi Partai Gerindra

Sorotan Gerindra terkait parkir, sampah, dan fasilitas pendidikan juga dijawab Pemko. Pendapatan parkir tepi jalan mulai dioptimalkan sejak 1 September 2025 melalui pengawasan juru parkir dan pembinaan.

Baca juga: Ketua DPRD Batam Soroti Tingginya Pengangguran Meski Investasi Terus Meningkat

Di sektor persampahan, Pemko menambah armada angkutan, membentuk UPTD persampahan, hingga mengoperasikan incinerator di tiga lokasi.

Sementara untuk pendidikan, anggaran telah disiapkan untuk pembangunan toilet, tempat bermain, serta rehabilitasi sekolah SD, SMP, dan PAUD.

Fraksi PDI Perjuangan

PDIP menekankan pentingnya transparansi pembangunan, peningkatan SDM, dan penanganan banjir.

Menjawab itu, Firmansyah menyampaikan bahwa pembangunan dilakukan dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan, yang bisa dipantau lewat aplikasi SIRUP dan SPSE.

Peningkatan SDM dilakukan melalui pendidikan, pelatihan tenaga kerja, pembinaan UMKM/IKM, serta pemberian beasiswa. Sementara banjir diatasi dengan normalisasi drainase, pembangunan pompa air, dan pengadaan alat berat.

Fraksi Partai Golkar

Golkar menyoroti bidang kesehatan, UMKM, pasar tradisional, dan digitalisasi. Pemko, kata Firmansyah, berkomitmen meningkatkan fasilitas kesehatan, tenaga medis, hingga pencegahan stunting.

Untuk UMKM, dukungan diberikan melalui pelatihan dan bantuan peralatan. Pasar tradisional pun dibina agar memenuhi standar sehat dan aman.

Di sisi lain, Pemko memperkuat sistem digitalisasi melalui jaringan intra pemerintah dan aplikasi digital seperti Srikandi, SiRUP, dan SPSE.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

PKS menyoroti isu kesehatan anak, kemacetan, transportasi massal, dan inflasi. Firmansyah menjelaskan, dari 968 siswa yang diperiksa, 23 di antaranya berisiko diabetes dan telah ditindaklanjuti dengan edukasi hidup sehat serta penguatan UKS.

Untuk kemacetan, Pemko melakukan pelebaran jalan, penambahan traffic light, dan penertiban parkir liar.

Terkait transportasi, Pemko siap mengimplementasikan Perda No. 1/2025 tentang Angkutan Massal Berbasis Jalan.

Sementara inflasi ditekan lewat operasi pasar, kerja sama antar daerah, serta program pekarangan lestari dengan kelompok tani.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

PKB menyoroti kemiskinan, pengangguran, beasiswa, hingga belanja pegawai.

Pemko menyebut pertumbuhan ekonomi Batam 2024 sebesar 6,69 persen, dengan tingkat pengangguran terbuka 7,68 persen, turun dari tahun sebelumnya.

Untuk mengatasi mismatch skill, Pemko menyiapkan pelatihan tenaga kerja dan bursa kerja.

Belanja pegawai yang masih 38,9 persen karena penambahan PPPK akan diturunkan bertahap hingga 2027 sesuai aturan.

Sementara untuk beasiswa, Pemko berkomitmen memperluas sosialisasi agar lebih transparan dan memotivasi mahasiswa.

Fraksi PAN–Demokrat–PPP

Fraksi gabungan ini menyoroti pendidikan, infrastruktur, perkantoran, UMKM, dan bantuan sosial. Pemko menjawab dengan komitmen membangun unit sekolah baru, memfasilitasi anak berkebutuhan khusus, serta meningkatkan tunjangan kepala sekolah.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Batam Tembus 6,66 Persen Kunci Rantai Pasok Investasi Nasional

Di bidang infrastruktur, Pemko menyiapkan revitalisasi kantor kecamatan dan kelurahan, pembangunan kantor pemerintahan bersama di Batam Centre, hingga penataan taman kota dan penerangan jalan.

Dukungan bagi UMKM tetap berlanjut melalui subsidi bunga pinjaman 0 persen, sedangkan bansos dan insentif RT/RW disalurkan secara selektif.

Fraksi Hanura–PSI–PKN

Sorotan terakhir datang dari fraksi Hanura, PSI, dan PKN yang menekankan isu buruh bangunan, pendidikan, dan kesehatan.

Firmansyah menegaskan bahwa perlindungan buruh bangunan merupakan kewajiban pemberi kerja dengan mendaftarkan pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara di bidang pendidikan dan kesehatan, Pemko tetap mengalokasikan anggaran sesuai ketentuan perundangan untuk memastikan keberlanjutan layanan.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Wisuda ke-22, Universitas Batam Luluskan 724 Wisudawan
Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital
Pasar Rakyat Tiban Kampung Antar Batam Raih Penghargaan Nasional Predikat Pasar Tertib Ukur
Batam Jadi Tuan Rumah Kegiatan CommuniAction 2025 Kementerian Komdigi RI
PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik untuk Jaga Keandalan Pasokan dan Daya Saing Industri
Task Force Batu Aji Gelar Sapu Sampah Liar di Empat Titik Tanjung Uncang dengan Armada Berat
Pematangan Jalan Zona A TPA Punggur Terus Dikebut, Dinas Bina Marga Kerja Hingga Malam
RSBP Batam Raih Trusted Achievement Award 2025 di Yogyakarta

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 21:47 WIB

Wisuda ke-22, Universitas Batam Luluskan 724 Wisudawan

Jumat, 28 November 2025 - 14:06 WIB

Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital

Kamis, 27 November 2025 - 22:11 WIB

Pasar Rakyat Tiban Kampung Antar Batam Raih Penghargaan Nasional Predikat Pasar Tertib Ukur

Kamis, 27 November 2025 - 21:51 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Kegiatan CommuniAction 2025 Kementerian Komdigi RI

Kamis, 27 November 2025 - 13:58 WIB

PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik untuk Jaga Keandalan Pasokan dan Daya Saing Industri

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB