MATAPEDIA6.com, BATAM – Menjelang penetapan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Tahun 2026, Polda Kepulauan Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Harmonisasi Kebijakan Pengupahan Guna Mewujudkan Iklim Kerja yang Produktif dan Kondusif Tahun 2025.
Kegiatan berlangsung di Hotel Golden View Batam, Jumat (21/11/2025), dihadiri unsur pemerintah, pelaku usaha, serta perwakilan serikat pekerja.
Dirintelkam Polda Kepri, Kombes Pol Agung Budi Leksono selaku Ketua Pelaksana, mengatakan FGD ini digelar sebagai ruang penyamaan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait kebijakan pengupahan.
Selain itu, forum ini juga bertujuan memperkuat komunikasi menjelang pembahasan upah minimum tahun 2026 agar tetap kondusif.
“Menjelang penetapan Upah Minimum 2026, kita ingin memastikan bahwa komunikasi antara pihak terkait terbangun dengan baik. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyampaikan pandangan dan mencari titik temu,” ujarnya.
Baca juga: Polda Kepri Latih 84 Bhabinkamtibmas Jadi Polisi Penolong Masyarakat
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, Diky Wijaya, dalam sambutannya menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.
Menurutnya, kebutuhan industri, khususnya galangan kapal dan sektor manufaktur besar di Kepri, terus meningkat, sehingga tenaga kerja lokal harus dipersiapkan agar mampu bersaing.
“Kompetensi pekerja lokal harus terus ditingkatkan. Tantangannya besar, terutama di sektor industri strategis. Kita ingin SDM Kepri menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” tegas Diky.
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan Polri hadir sebagai penjaga stabilitas dan keamanan proses hubungan industrial, bukan sebagai pihak yang ikut mengintervensi urusan pengupahan.
“FGD ini strategis untuk memastikan komunikasi dan negosiasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah berjalan aman serta konstruktif. Polri menjamin ruang penyampaian pendapat berlangsung damai,” ucap Kapolda.
Dia juga menyinggung karakter geografis Kepri yang membuat arus tenaga kerja dari luar daerah cukup tinggi. Karena itu, penguatan SDM lokal menjadi kebutuhan mendesak.
Baca juga: Tingkatkan Profesionalisme, 436 Penyidik Polda Kepri Ikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan
Kapolda turut mengapresiasi kerja sama pemerintah daerah, serikat pekerja, dan pelaku usaha yang selama ini ikut menjaga iklim investasi di Kepri tetap stabil.
Menurutnya, keharmonisan hubungan industrial menjadi pondasi penting dalam menarik investasi baru.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

















