Kasus Rempang Disidangkan Hari ini Kejaksaan Hadirkan 35 Tersangka

Kamis, 21 Desember 2023 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga memeluk salah satu tersangka sebelum memasuki ruang sidang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis ( 21/12/2023)Matapedia.com/ luci

Keluarga memeluk salah satu tersangka sebelum memasuki ruang sidang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis ( 21/12/2023)Matapedia.com/ luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kasus unjuk rasa Rempang Galang, memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri Batam pada Kamis (21/12/2023).

Sebanyak 35 terdakwa menjalani persidangan dalam 3 berkas perkara yang berbeda, yakni nomor register perkara 935/Pid.B/2023/PN Btm sebanyak 26 tersangka, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adjudian Syafitra

Selanjutnya perkara nomor 936/Pid.B/2023/PN Btm sebanyak 1 tersangka, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdullah Muhammad Ihsan dan yang ketiga perkara nomor 937/Pid.B/2023/PN Btm sebanyak 8 terdakwa, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdullah Muhammad Ihsan.

Majelis hakim yang akan memimpin sidang perkara pidana tersebut ialah David P Sitorus, Benny, dan Mona. Terkait persiapan sidang yang berpotensi dihadiri banyak massa, PN Batam telah berkoordinasi dengan Kejaksaan serta kepolisian untuk mengawal berlangsungnya sidang pertama ini.

Di tempat terpisah Kapolsek Batam Kota, AKP Sudirman menyampaikan pengawalan dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kondusif massa yang hadir.

Sebanyak 97 personil dikerahkan untuk pengawalan sekaligus pengamanan jalannya sidang perdana kasus Rempang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (21/11/2023).

Dia mengatakan sebanyak 97 aparat yang diturunkan merupakan gabungan dari Polsek Batam Kota dan bantuan dari Polresta Barelang.

Pengawalan ini dilakukan pasalnya puluhan warga Rempang yang hadir di Pengadilan Negeri Batam.

Sudirman berharap sidang ini dapat berjalan aman dan tertib hingga selesai tanpa adanya gangguan kamtibmas dan keributan.

“Hingga saat ini Alhamdulillah masih kondusif, saya harap sampai selesai nanti seperti ini,” tuturnya.(lci)

Reporter: Luci |Redaktur: Zalfirega

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru