MATAPEDIA6.com, BATAM – Kolam bekas galian proyek di sebelah Kantor Lurah Kibing, Kecamatan Batu Aji, kembali menunjukkan ancamannya. Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun berinisial SF, tewas tenggelam saat berenang di kolam terbuka tersebut, Minggu (14/12/2025). Peristiwa ini menyorot kelalaian pengamanan lokasi bekas proyek di kawasan padat penduduk.
Kapolsek Batu Aji AKP Raden Bimo Dwi Lambang menyebut, peristiwa bermula sekitar pukul 06.30 WIB ketika SF pamit kepada ibunya untuk berolahraga pagi bersama lima temannya.
“Sekitar pukul 07.00 WIB, mereka sempat kembali ke rumah dan meminta uang jajan. Setelah menerima Rp5.000, SF kembali keluar rumah bersama teman-temannya untuk bermain,” ujar AKP Bimo pada wartawan, Senin (15/12/2025).
Ia menyebutkan, sekitar pukul 10.15 WIB, seorang warga melihat anaknya pulang dalam kondisi pucat dan ketakutan. Setelah didesak, anak tersebut mengaku SF tenggelam di kolam bekas galian proyek di dekat Kantor Lurah Kibing. Informasi itu langsung menyebar dan warga bergegas menuju lokasi.
Baca juga: Task Force Batu Aji Gelar Sapu Sampah Liar di Empat Titik Tanjung Uncang dengan Armada Berat
Warga sekitar segera melakukan pencarian di dalam kolam. Salah seorang saksi menyelam dan menemukan tubuh korban sekitar 10 meter dari bibir kolam dengan kedalaman sekitar dua meter.
“Korban segera diangkat ke tepi kolam dan warga memberikan pertolongan pertama,” katanya.
Tak lama kemudian, warga membawa SF ke RS Awal Bros Batu Aji untuk mendapat penanganan medis. Tim medis berupaya memberikan pertolongan selama sekitar satu jam.
Namun, nyawa korban tak tertolong dan dokter menyatakan SF meninggal dunia.
Peristiwa ini memicu keprihatinan warga setempat. Kolam bekas galian proyek tersebut disebut sudah lama dibiarkan terbuka tanpa pagar atau rambu peringatan, meski berada di sekitar permukiman dan fasilitas publik.
Warga mendesak pihak terkait segera menutup atau mengamankan lokasi serupa agar tragedi serupa tak kembali terulang.
“Lokasinya sudah dikeruk airnya. Untuk perusahaan tengah berada di luar negeri,” ungkap AKP Bimo.
Baca juga: Diduga Tertekan Utang, Pria di Batuaji Ditemukan Gantung Diri
Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon



















