Lima Korban Longsor di Tiban Koperasi Pulang dari Rumah Sakit

Rabu, 15 Januari 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pengangkatan jenazah korban longsor di Tiban Koperasi oleh Tim gabungan dari timbunan tanah, Senin (13/1/2025). Matapedia6.com/ Luci

Proses pengangkatan jenazah korban longsor di Tiban Koperasi oleh Tim gabungan dari timbunan tanah, Senin (13/1/2025). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari di Rumah Sakit BP Batam, lima korban longsor di Tiban Koperasi akhirnya bisa pulang.

Para korban yang sempat tertimbun material longsor ini berhasil diselamatkan berkat aksi cepat warga sekitar. Lima korban tersebut adalah Dwi, Anis, Pranaya Dirga, Leni, dan Bintang.

“Informasi terbaru, kelima korban sudah pulang dari rumah sakit. Seluruh biaya perawatan ditanggung oleh Pemerintah Kota Batam,” kata Camat Sekupang, Kamarul Azmi.

Ketua RT 004/RW 007 Tiban Koperasi, Heriawan Kesuma, juga memastikan para korban dalam kondisi baik.

“Dwi dan Anis tinggal bersama keluarga. Sementara Pranaya Dirga pulang ke kampung halamannya di Bangka Belitung, sekaligus mengantar jenazah orang tuanya,” kata Heriawan, Rabu (15/1/2025).

Adapun Leni dan Bintang saat ini tinggal sementara di rumah keluarga karena rumah mereka rusak akibat longsor.

“Belum ada yang kembali ke kompleks, mereka masih mengungsi di tempat keluarga masing-masing,” tambah Heriawan.

Menurut Humas Rumah Sakit BP Batam, Dirman, kondisi para korban relatif stabil dengan luka ringan.

“Meskipun tidak ada luka parah, mereka mengalami trauma berat akibat peristiwa tersebut. Namun kini sudah cukup pulih untuk pulang,” jelasnya.

Selain lima korban yang berhasil diselamatkan, empat korban meninggal dunia juga telah diserahkan kepada keluarga.

Dua korban dimakamkan di Batam, sedangkan dua lainnya diterbangkan ke Bangka Belitung untuk dimakamkan di kampung halaman mereka.

“Jenazah Doni dan Linda dipulangkan ke Toboali, Bangka Selatan, dan telah dimakamkan di sana,” kata Dirman.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru