Pelamar Diduga Dilecehkan Pekerja Dalam Tongkang di Galangan Batam

Minggu, 14 Januari 2024 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemerkosaan

Ilustrasi pemerkosaan

MATAPEDIA6.com, BATAM – Hendak melamar kerja seorang wanita inisial N (22) malah diduga menjadi korban perlakuan bejat pekerja di sebuah galangan kapal di bilangan Sagulung, Kota Batam.

Informasi yang dikembangkan di lapangan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (11/1/2024) di sebuah galangan kapal dimana pelaku diduga pengawas lapangan.

Sumber yang enggan disebutkan namanya menyebut korban merupakan karyawan Subcont yang mendapat proyek Clening kapal di lokasi galangan kapal.

Saat itu D (pelaku) membawa korban N untuk sebuah pekerjaan di galangan.

“Jadi pagi itu korban menjalani Induction,  korban ini melamar kerja sebagai cleaning servis untuk Pt Mitek yang merupakan rekanan Cv,” kata dia.

Setelah menjalani induction, sekitar pukul 15.00WIB, korban turun ke lapangan ke kapal yang akan dikerjakan.

Ia mengatakan pelaku membawa korban ke  dalam manhole kapal. Diduga korban dilecehkan di lokasi sepi tersebut.

“Kita tidak tahu pelecehan seperti apa yang dilakukan korban,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sesuai keterangan sekuriti sekitar pukul 17.00 WIB, dimana jam pulang karyawan. D mengantar korban ke sekuriti, menggunakan becak karena lokasi kerja dengan sekuriti cukup jauh.

Selanjutnya D meminta korban untuk pulang, sementara D kembali masuk ke dalam perusahaan mengembalikan becak yang dia gunakan.

“Saat di tempat sekuriti korban menangis dan mengadu ke sekuriti,” sebut dia.

Selanjutnya sekuriti mencari keberadaan pelaku namun tidak ketemu. Pelaku diduga sudah kabur dengan melompat pagar.

“Jadi pelaku ini pulang kerja tidak lewat gerbang, melainkan melompat pagar”.

Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya  korban benar datang ke Polsek, namun korban disuruh berobat dulu.

“Jadi baru Jumat (12/1/2024) subuh korban datang ke Polsek untuk membuat laporan,” kata Donald saat dikonfirmasi wartawan.

Dia juga mengatakan pelaku sudah di amankan dan tengah dalam pemeriksaan intensif.

“Kita sedang periksa korban dan kita minta barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat kejadian dibawa,” kata Donald.

Sementara mengenai kejadian tersebut Manager HRD perusahaan CS dikonfirmasi menyatakan informasi tersebut masih sepihak.

“Saya belum dapat info pekerja tersebut karyawan subcont mana,” katanya.

Penulis: Luci |Editor: Rega

Berita Terkait

Suami Sirih di Batam Cekik dan Pukul Istri hingga Gigi Patah, Kini Masuk Bui
40 Ton Beras Diamankan Kodim 0316 Batam Dilimpahkan ke Bea Cukai
10 Bulan, Polsek KKP Bongkar 16 Kasus PMI Ilegal Tetapkan 18 Tersangka
Kurir Penyelundupan Rokok Batam–Bintan Diciduk Bea Cukai, Pemodal Masih Berkeliaran
Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 9 Kasus Selama Oktober
Empat Pejabat KPU Karimun Resmi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024, Negara Rugi Rp1,5 Miliar
Polisi Bekuk Pelaku Gasak Kalung Emas dalam Hitungan Detik di Batam
Polsek Sagulung Ungkap Dua Penggelapan Motor, Satu Pelaku Diciduk Saat Santai di Parkiran

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 22:44 WIB

Suami Sirih di Batam Cekik dan Pukul Istri hingga Gigi Patah, Kini Masuk Bui

Rabu, 26 November 2025 - 21:06 WIB

40 Ton Beras Diamankan Kodim 0316 Batam Dilimpahkan ke Bea Cukai

Senin, 24 November 2025 - 21:29 WIB

10 Bulan, Polsek KKP Bongkar 16 Kasus PMI Ilegal Tetapkan 18 Tersangka

Jumat, 21 November 2025 - 22:15 WIB

Kurir Penyelundupan Rokok Batam–Bintan Diciduk Bea Cukai, Pemodal Masih Berkeliaran

Kamis, 20 November 2025 - 22:53 WIB

Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 9 Kasus Selama Oktober

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB