Pemprov Kepri Pacu Ekonomi, Bintan-Karimun Diusulkan Jadi FTZ Menyeluruh

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar dan Kepala OJK Kepri Sinar diwawancara wartawan, Jumat (3/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Gubernur Kepri Ansar dan Kepala OJK Kepri Sinar diwawancara wartawan, Jumat (3/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mendorong perluasan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ) ke Bintan dan Karimun. Kedua wilayah itu diproyeksikan menyandang status FTZ menyeluruh seperti Batam.

“Langkah ini akan memberikan kepastian hukum bagi investor sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat. Kami mengusulkan agar Bintan dan Karimun ditetapkan sebagai FTZ menyeluruh,” ujar Ansar pada wartawan usai pembukaan Financial Expo di One Batam Mall, Batam, Jumat (3/10/2025).

Ansar menegaskan, pola pengelolaan FTZ di Bintan dan Karimun akan berbeda dengan Batam. Jika di Batam status tanah dikelola BP Batam, maka di Bintan dan Karimun lahan masih dimiliki pribadi.

Baca juga:Bea Cukai Batam Permudah Pengeluaran Kendaraan FTZ Dibawa Pemudik Selama Lebaran, Berikut Persyaratannya!

“Kalau investor ingin masuk, mereka bisa langsung membebaskan lahan, dan pemerintah daerah akan memfasilitasi,” katanya.

Untuk kendaraan, Ansar menawarkan sistem resiprokal dengan pengawasan ketat.

“Kendaraan dari Batam bisa dipakai di Bintan dan Karimun, begitu juga sebaliknya,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa status FTZ menyeluruh akan memudahkan investasi. Dengan sistem ini, pembebasan lahan lebih cepat, kendaraan lebih mudah keluar-masuk, dan iklim usaha lebih terjamin.

Menurut Ansar, pemerintah pusat juga mulai merespons melalui Menteri Koordinator Perekonomian menyatakan akan menugaskan lembaga independen melakukan kajian menyeluruh.

Kajian itu akan menghitung efektivitas kebijakan, mulai dari percepatan investasi, risiko hilangnya pendapatan daerah, peluang penciptaan lapangan kerja, dampak inflasi, hingga manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Ini contoh konkret. Batam sudah berhasil menjadi bukti. Bintan dan Karimun akan mengikuti pola serupa dengan menyesuaikan kondisi setempat,” tegas Ansar.

Baca juga:Expo Keuangan Kepri: OJK dan Gubernur Ansar Dorong Masyarakat Melek Finansial, Waspadai Pinjol Ilegal

 

Penulis:Zalfirega|Editor:Trio

Berita Terkait

OJK Kepri Edukasi Pekerja Kawasan Industri Kabil, Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Wagub Kepri Sidak Pelabuhan Sekupang dan Bandara Hang Nadim
KKJ Kepri Terbentuk, Perkuat Perlindungan Jurnalis di Daerah
Jurnalis Kepri Berbagi Ramadan, Santuni Anak Panti dan Santri di Batam
Diplomasi Maritim BP Batam Tembus Eropa, Bidik Eksekusi Investasi dari Marseille hingga Rotterdam
Nyanyang Haris Pratamura Resmikan SPPG Yasmin, Gizi Jadi Fondasi SDM Kepri
Danlanud Hang Nadim Gelar Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda Batam–Kepri
Wagub Kepri Nyanyang Pastikan Stok dan Harga Beras Aman Jelang Lonjakan Wisata dan Hari Besar

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:49 WIB

OJK Kepri Edukasi Pekerja Kawasan Industri Kabil, Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:27 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Wagub Kepri Sidak Pelabuhan Sekupang dan Bandara Hang Nadim

Senin, 9 Maret 2026 - 04:47 WIB

KKJ Kepri Terbentuk, Perkuat Perlindungan Jurnalis di Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:19 WIB

Jurnalis Kepri Berbagi Ramadan, Santuni Anak Panti dan Santri di Batam

Senin, 9 Februari 2026 - 15:44 WIB

Diplomasi Maritim BP Batam Tembus Eropa, Bidik Eksekusi Investasi dari Marseille hingga Rotterdam

Berita Terbaru