Pertamina Ajak Warga Kepri Beli Pertalite Pakai QR Code, Begini Daftarnya

Senin, 29 Juli 2024 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu mobil isi Pertalite di SPBU Bandara menggunakan QR code, Senin (29/7). Foto:rega/matapedia

Salah satu mobil isi Pertalite di SPBU Bandara menggunakan QR code, Senin (29/7). Foto:rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM-Pertamina mengajak masyarakat Kota Batam, Kepulauan Riau membeli Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina menggunakan QR Code.

“Kami mengajak masyarakat yang berhak mendapatkan pertalite untuk mendaftar ke website subsiditepat.mypertamina.id atau Aplikasi MyPertamina atau bisa datang ke SPBU reguler Pertamina,” ujar Gilang Hisyam Hasyemi Sales Branch Manager Rayon II wilayah Kepri pada wartawan saat sosialisasi di SPBU 14.294.734, Jalan Hang Tuah, Belian, Batam, Senin (29/7/2024).

Menurut dia sudah 28.244 kendaraan telah terdaftar dalam program subsidi tepat pertalite di Provinsi Kepulauan Riau. Dari 28 ribu itu, 168 kendaraan yang menunggu verifikasi.

“Termasuk konsumen yang mendaftar barusan di SPBU 14.294.734 . Kemudian tidak ada yang ditolak kendaraan dalam pendaftaran,” ujarnya.

Bilang bersama Agus menunjukkan QR Code isi Pertalite, Senin (29/7). Foto:rega/matapedia

Ia menegaskan pendataan mengunakan QR code Pertalite bukan pembatasan BBM subsidi. Pendataan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah mengetahui pengguna BBM subsidi.

“Jadi tidak ada pembatasan jumlah liter. Pada 1 Oktober 2024 diharapkan kendaraan yang isi Pertalite mengunakan QR code tanpa adanya pembatasan jumlah liter,” ujarnya.

Senada Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria menambahkan program pembelian Pertalite sebagai Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) lebih terjamin, tepat sasaran untuk masyarakat.

“Masyarakat yang mendaftar QR code Pertalite lebih terjamin ketersediaan. Dengan adanya pendataan kita tahu sekarang sudah 28 ribu yang daftar dan akan terus naik. Gunanya konsumsi Pertalite tetap sasaran,” ujarnya.

Ia menyebut saat ini gelombang kedua masih dalam tahap sosialisasi, pendaftaran dilakukan sekarang Provinsi Kepri. Ke depan menyusul tiga provinsi lainnya yaitu Sumbar, Sumut, dan Riau setelah Aceh.

“Nah untuk Kepri sekarang pembelian masih dalam tahap sosialisasi penggunaan QR Code,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat pengguna Pertalite mengunakan kendaraan roda empat yang belum mendaftar dapat mengunjungi website subsiditepat.mypertamina.id atau Aplikasi MyPertamina. Dokumen yang diperlukan adalah foto KTP, STNK, dan foto kendaraan.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

 

Penulis:Zalfirega:Editor:Mizon

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru