Polda Kepri Siapkan 90 Hektare Tanam Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Selasa, 21 Januari 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah bersama FKPD provinsi tanam jagung secara simbolis di lahan yang dikelola Polda Kepri di Teluk Mata Ikan Nongsa, Kota Batam, Selasa (21/1/2025). Matapedia6.com/Luci

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah bersama FKPD provinsi tanam jagung secara simbolis di lahan yang dikelola Polda Kepri di Teluk Mata Ikan Nongsa, Kota Batam, Selasa (21/1/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, Polri mencanangkan program penanaman jagung di atas satu juta hektare lahan di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari program ini, Polda Kepulauan Riau (Kepri) turut berkontribusi dengan menyiapkan lahan seluas 90 hektare yang tersebar di berbagai wilayah di Kepri.

Penanaman perdana secara serentak dipimpin oleh Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Selasa (21/1/2025).

Polda Kepri mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari Nongsa, Batam, dan melanjutkannya dengan penanaman jagung secara simbolis di lahan yang dikelola di Teluk Mata Ikan, Nongsa.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, menegaskan bahwa program ini mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami memanfaatkan lahan tidur yang ada di sekitar kantor-kantor Polres dan Polsek untuk bercocok tanam. Di samping itu, kami juga bekerja sama dengan kelompok tani dalam pengelolaan lahan pertanian,” ujar Yan Fitri.

Saat ini, Polda Kepri telah menanam jagung di lahan seluas dua hektare. Sebagian tanaman sudah mendekati masa panen.

“Jagung di atas lahan seluas 0,7 hektare akan siap dipanen dalam waktu 30 hari ke depan. Sementara itu, kami terus mempersiapkan dan menanam di lahan yang tersisa,” tambahnya.

Dalam mengelola lahan, Polda Kepri menggandeng Kelompok Tani Tunas Makmur Nongsa yang beranggotakan 22 orang.

“Kami memastikan pengelolaan dilakukan oleh orang-orang yang berpengalaman. Polda Kepri memfasilitasi kebutuhan kelompok tani, seperti pengawasan, monitoring, hingga pemasaran hasil panen,” jelas Yan Fitri.

Skema kerja sama ini berbasis bagi hasil, di mana kelompok tani bertanggung jawab atas perawatan tanaman. Jika diperlukan, Satbrimob juga siap dikerahkan untuk membantu.

“Kami memahami bahwa tanah di Batam kurang subur, sehingga pengelolaan yang baik sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil maksimal,” lanjutnya.

Kapolda Kepri juga mengajak masyarakat Kepri untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah.

“Mari kita tanam sayur, cabai, atau komoditas lain di lahan sekitar rumah. Ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan,” imbaunya.

Dengan kontribusi 90 hektare dari Polda Kepri dan dukungan dari masyarakat serta kelompok tani, program penanaman jagung ini diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di Indonesia.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru