Program Turjawali Zonasi, Strategi Polda Kepri Hadirkan Polisi dalam Hitungan Menit di Tengah Masyarakat

Minggu, 25 Mei 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Ditsamapta Polda Kepri saat memberikan pertolongan kepada salah satu kendaraan di jalan raya yang sedang mogok. Matapedia6.com/Dok Samapta

Personel Ditsamapta Polda Kepri saat memberikan pertolongan kepada salah satu kendaraan di jalan raya yang sedang mogok. Matapedia6.com/Dok Samapta

MATAPEDIA6.com, BATAM – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kepri meluncurkan program inovatif bertajuk Turjawali Zonasi, sebuah strategi yang dirancang untuk memastikan kehadiran polisi secara cepat, responsif, dan humanis di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kota Batam.

Program ini memanfaatkan sistem zonasi yang membagi Kota Batam menjadi lima zona pengamanan strategis.

Dengan penempatan langsung personel di zona tempat tinggalnya, kecepatan respons terhadap situasi darurat seperti kemacetan atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat dilakukan hanya dalam hitungan menit.

Lima Zona Pengamanan Turjawali Ditsamapta Polda Kepri, Zona 1: Batubesar, Nongsa, dan sekitarnya, Zona 2: Batam Kota, Bengkong, dan sekitarnya

Zona 3: Sei Beduk dan Sagulung, Zona 4: Batuaji dan Sekupang, Zona 5: Batuampar, Lubuk Baja, dan sekitarnya

Tugas personel yang ada di zona masing-masing yakni Pukul 06.00 – 08.00 WIB Pengaturan lalu lintas pagi hari

Pukul 08.00 – 11.30 WIB Kunjungan dan interaksi dengan masyarakat, serta penanganan laporan atau aduan

Siang hari Ibadah berjamaah bagi personel Muslim, penyesuaian untuk personel agama lain, Pukul 16.00 WIB Pengaturan lalu lintas sore di titik padat dan rawan macet

Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko Adi Nugroho, menjelaskan bahwa para personel tidak perlu ke kantor setiap hari, tetapi langsung bertugas di zona masing-masing.

Kehadiran dan aktivitas personel diawasi ketat melalui perwira lapangan dan teknologi digital seperti laporan berbasis foto/video berlokasi, hingga video call acak dari kantor.

“Dengan sistem ini, ketika terjadi kemacetan, tindak pidana, atau kebutuhan mendesak lainnya, anggota kami dapat hadir hanya dalam hitungan menit,” ujar Kombes Joko.

Personel juga wajib mengikuti apel pagi di masing-masing zona, sementara apel gabungan di Mako Polda Kepri digelar setiap hari Rabu.

Program Turjawali Zonasi menjadi langkah konkret Ditsamapta Polda Kepri dalam membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang responsif, efisien, dan lebih dekat dengan masyarakat.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan
Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan
Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL
Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan
Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Jukir di Batam
Remaja di Batam Ditangkap Polisi Terungkap Curi Motor 15 Kali, Aksinya Berakhir di Polsek Sekupang
Belasan Kios Kuliner di Mega Legenda Batam Hangus Terbakar, Polisi Masih Lidik Penyebab Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:12 WIB

Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:53 WIB

Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Senin, 26 Januari 2026 - 21:57 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui

Berita Terbaru