MATAPEDIA6.com, BATAM- Persatuan Wartawan Indonesia Kepulauan Riau (PWI Kepri) dan PWI Batam bersama Rumahitam menyerahkan hasil penggalangan dana “Malam Sastra Sumatra Luka” (MSSL) ke Baznas Batam, Senin (8/12/2025) sore. Total donasi yang terkumpul mencapai Rp 9.075.000.
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengucapkan terima kasih kepada para seniman, masyarakat, dan wartawan yang ikut berdonasi untuk korban bencana di Sumatra. Ia menegaskan bahwa aksi ini menjadi bukti solidaritas jurnalis Kepri terhadap saudara yang tertimpa musibah.
“Alhamdulillah, melalui penggalangan dana Malam Sastra Sumatra Luka, kami menghimpun Rp 9,075 juta. Jangan lihat nominalnya, tapi keikhlasannya,” kata Saibansah di kantor Baznas Batam.
Selama penggalangan dana, PWI Kepri menerima kontribusi dari sejumlah tokoh dan masyarakat Aceh di Batam, termasuk pendiri ARC Fondation Dian Amri, pengusaha kuliner Tengku Nasruddin, dan Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah RI Putera Batubara.
Baca juga: Galang Donasi, PWI Kepri–PWI Batam Gandeng Rumahitam Gelar Malam Sastra Sumatera Luka
Donasi juga mengalir dari Ketua SMSI Kepri sekaligus Penasihat PWI Kepri Rinaldi Samjaya, Ketua Matahari Pagi Indonesia (MPI) Kepri Susanna, Ketua IKWI Kepri, anggota Dewan Pakar PWI Kepri Dedy Suwadha, Perkumpulan Anak Rantau Indonesia (PARI) Kuala Lumpur Malaysia, serta sejumlah warga.
Wakil Ketua II Baznas Batam Muhith Marzuqi Sodho menyambut baik inisiatif kemanusiaan tersebut. Ia mengapresiasi PWI Kepri karena menyalurkan donasi melalui lembaga resmi yang bertanggung jawab dan kredibel.
“Terima kasih sudah mempercayakan donasi ini kepada kami. Baznas memiliki kewenangan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran dan akuntabel sesuai undang-undang,” ujar Muhith.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Muhith, lalu penyerahan piagam penghargaan dari Baznas Batam untuk PWI Kepri. Saibansah Dardani hadir bersama Denni Risman, anggota Dewan Pakar PWI Kepri, Ketua PWI Batam Muhammad Khafi Anshari, serta sejumlah pengurus lainnya.**
Baca juga:Banjir Setinggi Atap, Warga Binaan Lapas Aceh Tamiang Terpaksa Dilepas Demi Keselamatan


















