RSBP Batam Gandeng BPOM Perkuat Pengawasan Obat, Utamakan Keselamatan Pasien

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto:Istimewa

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM- Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam memperkuat kolaborasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam untuk memastikan ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan sesuai standar.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya RSBP Batam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan strategis yang berlangsung pada Rabu (5/8/2026).

Kedua pihak membahas penguatan koordinasi pengawasan distribusi obat sekaligus mempererat sinergi dalam pelayanan kefarmasian.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait,

menegaskan bahwa kolaborasi dengan BPOM Batam menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam.

“Sinergi dengan BPOM Batam merupakan langkah penting untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam. Bagi kami, ketersediaan obat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keselamatan pasien. Karena itu, penguatan koordinasi ini diharapkan dapat memberikan masyarakat pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjamin mutu dan keamanannya,” ujar Ariastuty.

Menurutnya, keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, RSBP Batam terus memperkuat tata kelola pelayanan kefarmasian bersama BPOM Batam agar kualitas distribusi obat tetap terjaga.

Baca juga:SMKN 3 Batam Taklukkan SMAN 14 Lewat Duel Sengit, Rebut Gelar Massive Super League 2026

Ia menjelaskan, kedua institusi berupaya membangun sistem pengawasan obat yang lebih terintegrasi.

Pengawasan mencakup seluruh rantai layanan, mulai dari distribusi, penyimpanan, hingga penggunaan obat oleh pasien agar seluruh proses memenuhi standar keamanan dan mutu.

“Kami juga membahas mekanisme koordinasi yang efektif dalam menghadapi kebutuhan layanan medis yang bersifat mendesak. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan obat tanpa mengurangi aspek teknis yang telah diatur,” kata Ariastuty.

Selain memperkuat pengawasan, RSBP Batam dan BPOM Batam juga bersepakat meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang rasional, tepat, dan aman.

Melalui sinergi tersebut, RSBP Batam optimistis mampu menghadirkan pelayanan kefarmasian yang semakin berkualitas sekaligus memastikan masyarakat memperoleh obat yang aman, bermutu, dan tersedia saat dibutuhkan.

 

Baca juga:JPU Tuntut Tujuh Terdakwa Ledakan MT Federal II, hingga 2,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pledoi 

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

24 Orang Positif Narkotika dalam Operasi Polda Kepri di Bukit Senyum Batam
Warga Binaan Jepang Berbagi Kisah, Lapas Cipinang Jadikan Pengalaman sebagai Ruang Belajar
DPRD Batam Bentuk Pansus Revisi Perda Ketertiban Umum, Sanksi Pelanggar Dikaji Ulang
Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker
Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan
Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas
Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong
Kapolda Kepri Suhendri Lantik Tujuh Pejabat Utama, Ini Daftar Pergantiannya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:21 WIB

24 Orang Positif Narkotika dalam Operasi Polda Kepri di Bukit Senyum Batam

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Warga Binaan Jepang Berbagi Kisah, Lapas Cipinang Jadikan Pengalaman sebagai Ruang Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:03 WIB

DPRD Batam Bentuk Pansus Revisi Perda Ketertiban Umum, Sanksi Pelanggar Dikaji Ulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas

Berita Terbaru