MATAPEDIA6.com, BATAM- RSBP Batam menegaskan posisinya di level nasional dengan menyabet Indonesian Best Golden Awards 2025 kategori The Best Reliable Hospital in Health Service Excellent of the Year.
Penghargaan ini mengukuhkan konsistensi RSBP Batam dalam menghadirkan layanan kesehatan andal dan bermutu.
Indonesia Achievement Center menyerahkan penghargaan tersebut pada malam penganugerahan di Ballroom The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Jumat (12/12).
Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP., FIHA., MARS hadir langsung menerima penghargaan. Ia didampingi Manajer Pelayanan Medik dan Pengembangan Layanan dr. Frans Setiadi, Manajer Perencanaan, Program Kegiatan Pengembangan Usaha dan Pemasaran, serta jajaran manajemen.
Dr. Tanto menegaskan, capaian ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat peningkatan mutu layanan dan transformasi institusi, di tengah ketatnya persaingan rumah sakit di Kota Batam, termasuk dalam ekosistem Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Baca juga: BP Batam, Bappenas dan Pemkot Surabaya Susun Strategi Pengembangan Wilayah
“Penghargaan ini memacu kami untuk terus melaju. RSBP Batam fokus meningkatkan keunggulan layanan, memperkuat mutu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen kami jelas: menghadirkan pelayanan terbaik bagi pasien dan mendorong kemajuan layanan kesehatan Batam,” tegas dr. Tanto.
Ajang Indonesian Best Golden Awards 2025 menghadirkan penerima dari beragam sektor, mulai pendidikan, organisasi sosial, perbankan, sektor swasta, hingga tokoh profesional dari berbagai daerah. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata lembaga dan individu di bidangnya.
Bagi RSBP Batam, raihan ini sekaligus memperkuat branding dan reputasi sebagai rumah sakit rujukan yang terus tumbuh, adaptif, dan konsisten menjaga kualitas pelayanan bagi masyarakat Batam dan sekitarnya.
Manajemen RSBP Batam menargetkan capaian ini sebagai pemicu peningkatan kinerja internal, penguatan inovasi layanan, serta percepatan transformasi menuju rumah sakit modern yang unggul, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Baca juga:Atasi Krisis Air Sengkuang, Interkoneksi Pipa Mulai Digarap
















