RSBP Batam Siap Naik Kelas: Didorong Jadi Rumah Sakit Pendidikan dan Pengampu Utama di Kepri

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam). Foto:Humas BP Batam

Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam). Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) bersiap naik kelas. Dalam kunjungan silaturahmi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Kamis (9/10/2025), manajemen RSBP mendapat dorongan kuat untuk bertransformasi menjadi Rumah Sakit Pendidikan dan Pengampu utama di wilayah Kepri.

Pertemuan yang dipimpin Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, SpJP itu diterima oleh dr. Sunarto, M.Kes Sekretaris Ditjen Kesehatan Lanjutan yang juga Plt. Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan.

Baca juga: BP Batam Promosikan Potensi Investasi Kelas Dunia di SIBS 2025

dr. Sunarto menegaskan, RSBP Batam memiliki potensi besar untuk menjadi rumah sakit pendidikan utama di perbatasan Indonesia.

“RSBP Batam jangan hanya jadi rumah sakit diampu, tapi harus naik peran sebagai pengampu bagi rumah sakit lain di Batam dan Kepri,” tegasnya.

Menurutnya, dengan menjadi pengampu, RSBP akan punya nilai strategis lebih tinggi, sekaligus memperkuat posisi kelembagaannya di mata pemerintah pusat. Dukungan peralatan medis dan program peningkatan layanan juga akan lebih mudah digulirkan.

Kemenkes saat ini tengah mengimplementasikan program nasional KJSU–KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, dan Kesehatan Ibu dan Anak). RSBP Batam diharapkan menjadi bagian penting dari jejaring rumah sakit rujukan yang menguatkan akses layanan kesehatan prioritas di daerah.

Menanggapi hal itu, dr. Tanto menyambut positif arahan Kemenkes.

“Kami siap bertransformasi menjadi Rumah Sakit Pendidikan dan Pengampu, memperkuat layanan KJSU–KIA, dan mendukung peningkatan kapasitas layanan kesehatan regional,” ujar dr. Tanto.

RSBP Batam juga akan menyusun roadmap pengembangan rumah sakit pendidikan dengan melibatkan institusi akademik dan rumah sakit pengampu nasional.

“Langkah ini menjadi pijakan strategis untuk menjadikan RSBP Batam pusat layanan kesehatan dan pendidikan unggul di wilayah perbatasan,” katanya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sinergi RSBP Batam dengan Kemenkes RI selama pekan kedua Oktober 2025, termasuk audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan dan kunjungan ke RS Pelni Jakarta.

Dengan semangat transformasi dan kolaborasi, RSBP Batam bertekad mewujudkan layanan kesehatan yang PRIMA — Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat.

Baca juga: RSBP Batam Bahas Dukungan Peralatan dengan Kemenkes

Berita Terkait

Li Claudia Dorong Camat-Lurah Cepat Tangani Keluhan Warga
PLN Batam Salurkan 18 Sapi dan 50 Kambing untuk Masyarakat pada Idul Adha 1447 H
Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Pernah Izinkan Pedagang Berjualan di ROW, Penertiban Sesuai Aturan
RSBP Batam Kembali Layani Peserta BPJS Ketenagakerjaan Mulai 1 Juni 2026
PLN Batam dan Equator Gate System Bangun Data Center AI Rp88 Triliun di Nongsa
Sekda Batam Dorong Sinergi Opsen Pajak dan Digitalisasi Layanan untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah
BP Batam Perbaiki Jalan Rusak di Atas Underpass Pelita, Pengerjaan Ditargetkan Selesai Sepekan
Amsakar Tinjau Penguatan Jaringan Pipa Air BP Batam, Pastikan Distribusi Air Mengalir Lebih Lama
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:05 WIB

Li Claudia Dorong Camat-Lurah Cepat Tangani Keluhan Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:46 WIB

PLN Batam Salurkan 18 Sapi dan 50 Kambing untuk Masyarakat pada Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:39 WIB

Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Pernah Izinkan Pedagang Berjualan di ROW, Penertiban Sesuai Aturan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:17 WIB

RSBP Batam Kembali Layani Peserta BPJS Ketenagakerjaan Mulai 1 Juni 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 19:36 WIB

PLN Batam dan Equator Gate System Bangun Data Center AI Rp88 Triliun di Nongsa

Berita Terbaru

tangkapan layar screenshot google rupiah pada Kamis (28/5/2026). Foto:ist

Bisnis

Rupiah Anjlok ke Rp 17.859 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:13 WIB