MATAPEDIA6.com, BATAM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menggandeng pengemudi ojek online (ojol) dalam kegiatan berbagi sekaligus edukasi pemasyarakatan.
Sebanyak 20 pengemudi ojol terlibat dalam program yang dikemas interaktif untuk membuka pemahaman publik tentang kehidupan di dalam rutan.
Kegiatan ini tidak sekadar penyaluran bantuan sosial. Petugas mengajak para ojol berkeliling rutan, melihat langsung proses pembinaan warga binaan, sekaligus berdiskusi terbuka.
Para peserta juga bertukar informasi dengan petugas terkait aturan dan sistem pemasyarakatan yang selama ini kerap disalahpahami.
Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut program diawali dengan coffee morning bersama koordinator ojol, lalu dilanjutkan dengan tur lingkungan rutan dan pemaparan pola pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang edukasi kepada masyarakat. Banyak yang belum memahami bagaimana sistem pembinaan di rutan berjalan,” ujar Fajar pada matapedia6, Jumat (24/4/2026).
Baca juga:Aki dan Suku Cadang Bus Raib di Parkiran STC Sekupang, Kerugian Tembus Rp10 Juta
Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi yang pertama kali melibatkan komunitas ojol secara langsung dalam program pemasyarakatan di Batam. Selain memperluas edukasi, langkah ini juga memperkuat hubungan antara rutan dan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Rutan Batam sebelumnya juga menggelar berbagai agenda, mulai dari perlombaan hingga program sosial bertajuk “Rutan Berbagi”.
Melalui momentum ini, Rutan Batam ingin mengubah stigma negatif tentang pemasyarakatan. Mereka menekankan bahwa rutan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan pembentukan kembali perilaku warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
Baca juga:Investasi Batam Melejit 102 Persen, Tembus Rp17,4 Triliun di Awal 2026
Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

















