Rutan Batam Libatkan Ojol dalam Program Edukasi dan Bansos

Jumat, 24 April 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karutan Batam Fajar bersama dengan para ojol pada Jumat (24/4/2026). Foto:Ist

Karutan Batam Fajar bersama dengan para ojol pada Jumat (24/4/2026). Foto:Ist

69 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menggandeng pengemudi ojek online (ojol) dalam kegiatan berbagi sekaligus edukasi pemasyarakatan.

Sebanyak 20 pengemudi ojol terlibat dalam program yang dikemas interaktif untuk membuka pemahaman publik tentang kehidupan di dalam rutan.

Kegiatan ini tidak sekadar penyaluran bantuan sosial. Petugas mengajak para ojol berkeliling rutan, melihat langsung proses pembinaan warga binaan, sekaligus berdiskusi terbuka.

Para peserta juga bertukar informasi dengan petugas terkait aturan dan sistem pemasyarakatan yang selama ini kerap disalahpahami.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut program diawali dengan coffee morning bersama koordinator ojol, lalu dilanjutkan dengan tur lingkungan rutan dan pemaparan pola pembinaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang edukasi kepada masyarakat. Banyak yang belum memahami bagaimana sistem pembinaan di rutan berjalan,” ujar Fajar pada matapedia6, Jumat (24/4/2026).

Baca juga:Aki dan Suku Cadang Bus Raib di Parkiran STC Sekupang, Kerugian Tembus Rp10 Juta

Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi yang pertama kali melibatkan komunitas ojol secara langsung dalam program pemasyarakatan di Batam. Selain memperluas edukasi, langkah ini juga memperkuat hubungan antara rutan dan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Rutan Batam sebelumnya juga menggelar berbagai agenda, mulai dari perlombaan hingga program sosial bertajuk “Rutan Berbagi”.

Melalui momentum ini, Rutan Batam ingin mengubah stigma negatif tentang pemasyarakatan. Mereka menekankan bahwa rutan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan pembentukan kembali perilaku warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

Baca juga:Investasi Batam Melejit 102 Persen, Tembus Rp17,4 Triliun di Awal 2026

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Pertamina Sesuaikan Harga LPG Non-Subsidi di Batam, Tabung 5,5 Kg Naik Rp17 Ribu
Pedestrian Green Land Disulap Jadi Area Parkir, DPRD Soroti Kinerja Dishub Batam
Polda Kepri Mutasi 477 Personel, AKP Tigor Dabariba Jabat Kapolsek Bengkong
Aki dan Suku Cadang Bus Raib di Parkiran STC Sekupang, Kerugian Tembus Rp10 Juta
Perbaikan Jalan Gajah Mada Tanjakan Menuju Hotel Vista Rampung, Akses Kembali Dibuka
DLH Batam Rancang TPS di Tiap Perumahan, Efisiensi Pengangkutan Sampah di Batam
Srikandi PLN Batam Hidupkan Semangat Kartini: 87 Kantong Darah Terkumpul, Perempuan Didorong Tampil dan Berdampak
Mako Bakamla Terbesar di Indonesia Diresmikan di Batam, Amsakar: Keamanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:03 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga LPG Non-Subsidi di Batam, Tabung 5,5 Kg Naik Rp17 Ribu

Jumat, 24 April 2026 - 21:51 WIB

Pedestrian Green Land Disulap Jadi Area Parkir, DPRD Soroti Kinerja Dishub Batam

Jumat, 24 April 2026 - 19:37 WIB

Polda Kepri Mutasi 477 Personel, AKP Tigor Dabariba Jabat Kapolsek Bengkong

Jumat, 24 April 2026 - 18:57 WIB

Aki dan Suku Cadang Bus Raib di Parkiran STC Sekupang, Kerugian Tembus Rp10 Juta

Kamis, 23 April 2026 - 22:18 WIB

Perbaikan Jalan Gajah Mada Tanjakan Menuju Hotel Vista Rampung, Akses Kembali Dibuka

Berita Terbaru