MATAPEDIA6.com, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai kementerian untuk mendukung pengembangan Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan logistik yang semakin kompetitif.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Pertemuan itu membahas penguatan diseminasi informasi, strategi komunikasi publik, serta percepatan transformasi digital di lingkungan BP Batam.
Ariastuty mengatakan perkembangan Batam yang semakin dinamis seiring derasnya arus investasi menuntut strategi komunikasi publik yang adaptif, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pertumbuhan investasi yang terus meningkat harus diimbangi dengan komunikasi publik yang efektif. Informasi mengenai pembangunan, investasi, dan berbagai kebijakan strategis harus tersampaikan secara tepat agar mudah dipahami masyarakat maupun para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Kinerja investasi Batam memang menunjukkan tren yang terus menguat. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Kota Batam mencapai Rp17,4 triliun atau melonjak 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga:Dadan Hindayana Ditahan, Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan MBG
Sementara sepanjang 2025, Batam mencatat realisasi investasi sebesar Rp69,30 triliun. Capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Batam hingga 6,76 persen.
Dalam pertemuan itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Komdigi, Nada Fitria, bersama Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menekankan pentingnya strategi komunikasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Komdigi mendorong setiap institusi pemerintah memperkuat media resmi sebagai kanal utama penyebaran informasi. Penguatan media daring dan media sosial dinilai penting untuk membangun citra institusi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi dari sumber yang kredibel.
Komdigi juga menegaskan pentingnya mendukung ekosistem pers yang profesional dan bertanggung jawab melalui kemitraan dengan media yang terverifikasi Dewan Pers.
Selain itu, kedua pihak membahas penguatan kolaborasi melalui forum komunikasi kehumasan pemerintah (Bakohumas), strategi komunikasi berbasis data, pengelolaan isu publik, hingga optimalisasi teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Farida menilai Batam memiliki posisi strategis dalam pengembangan investasi, industri, dan ekonomi digital nasional. Karena itu, pengelolaan informasi dan komunikasi publik harus berjalan efektif agar mampu mendukung agenda pembangunan.
“Sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dalam pengembangan investasi, industri, dan ekonomi digital, Batam menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik. Kami berharap Komdigi dapat mendukung penguatan strategi komunikasi tersebut selaras dengan nilai-nilai Pancasila serta tujuan pembangunan nasional,” kata Farida.
Dalam kunjungan tersebut, Ariastuty didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian; Kepala Bagian Protokol dan Humas, Afthar Fallahziz; Kepala Bagian Penghubung Kantor Jakarta, Irwan Nasution; serta sejumlah pejabat dan staf BP Batam.
Dari pihak Komdigi turut hadir Ketua Tim Penyusun Kebijakan dan Standardisasi Bidang Komunikasi Publik, Hardy Kembar Pribadi; Direktur Infrastruktur Pemerintah Digital, Syaharuddin; beserta jajaran terkait.
Baca juga:Air Bersih Keruh di Tiban Pascainterkoneksi Pipa Ladi, BP Batam Lakukan Flushing Jaringan
Editor:Zalfirega
















