Satgas Pangan Polda Kepri dan Pemko Batam Pastikan Harga Sembako Stabil Jelang Ramadhan

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Pangan Polda Kepri bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam turun langsung ke Pasar Tos 3000, Jodoh, pada Kamis (27/2/2025). Matapedia6.com/Luci

Tim Satgas Pangan Polda Kepri bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam turun langsung ke Pasar Tos 3000, Jodoh, pada Kamis (27/2/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kepri bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam turun langsung ke Pasar Tos 3000, Jodoh, pada Kamis (27/2/2025).

Langkah ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, menegaskan pengecekan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Satgas Pangan guna mencegah lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir masih stabil.

Namun, kenaikan harga mulai terlihat pada bawang merah dan cabai, yang menurut pedagang disebabkan oleh keterlambatan pasokan dari daerah penghasil seperti Lombok dan Lampung.

Meskipun begitu, Mardanis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, memastikan bahwa harga masih dalam batas wajar dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Ini masih dalam kondisi normal. Beberapa komoditas mengalami kenaikan karena distribusi yang sedikit lambat, tetapi kami optimis harga akan kembali stabil sebelum Lebaran,” ujar Mardanis.

Dalam kesempatan yang sama, AKBP Ruslaeni mengimbau para pedagang dan distributor agar tidak menaikkan harga secara berlebihan.

“Kami berharap para pedagang tetap menjaga harga yang wajar agar masyarakat tidak terbebani. Jika ditemukan praktik penimbunan, kami akan mengambil langkah tegas,” tegasnya.

Selain di Batam, Satgas Pangan Polda Kepri juga telah menginstruksikan jajaran Polres di seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Riau untuk melakukan pemantauan serupa di pasar-pasar tradisional.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru