MATAPEDIA6.com, BATAM — Dataran Engku Putri, Batam Center, berubah menjadi lautan euforia setelah Tim Nasional Indonesia memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Ribuan warga yang mengikuti nonton bareng (nobar) pada Senin (5/10/2026) malam langsung pecah dalam sorak-sorai begitu skuad Garuda menuntaskan drama final melawan Thailand.
Di tengah kerumunan suporter, Wali Kota Batam Amsakar Achmad ikut menyaksikan pertandingan hingga akhir. Ia berbaur dengan warga dan turut larut dalam ketegangan pertandingan yang harus ditentukan melalui adu penalti.
Amsakar menilai Timnas Indonesia menunjukkan permainan yang konsisten sejak awal pertandingan. Menurutnya, disiplin, stamina, dan kemampuan menjaga alur permainan menjadi modal penting skuad Garuda hingga mampu melewati pertandingan penuh tekanan.
“Sejak menit awal, saya sangat yakin Indonesia bisa keluar sebagai juara. Tempo permainan timnas kita sangat konsisten, alur bola berjalan rapi, dan stamina pemain terjaga dengan baik,” ujar Amsakar usai pertandingan.
Laga final berlangsung sengit. Indonesia sempat unggul 1-0 setelah mampu memanfaatkan momentum ketika Thailand harus bermain dengan 10 pemain.
Namun, Thailand bangkit dan membuat pertandingan berbalik. Tim Negeri Gajah Putih mencetak gol penyama kedudukan sebelum membalikkan skor menjadi 2-1.
Skuad Garuda tak menyerah. Tekanan terus diberikan hingga Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Baca juga:Legenda Timnas Indonesia Hadir di Batam, Ramaikan Football Series 22–23 Agustus
Drama kemudian berlanjut ke adu penalti.
Di titik inilah ketegangan ribuan warga Batam mencapai puncaknya. Setiap tendangan pemain Indonesia disambut sorakan dari Dataran Engku Putri.
Indonesia akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti dan memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Ledakan kegembiraan pun tak terhindarkan. Warga saling bersalaman, berpelukan, mengibarkan atribut Merah Putih, dan meneriakkan nama Indonesia.
Chant dukungan untuk skuad Garuda menggema di kawasan Batam Center.
Amsakar menyebut kemenangan tersebut menjadi buah dari perjuangan seluruh pemain dan tim pelatih yang mampu menjaga semangat hingga pertandingan berakhir.
“Alhamdulillah, doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang bergema dari Dataran Engku Putri malam ini, dijawab dengan kemenangan manis. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Ini hasil yang layak diraih berkat perjuangan pantang menyerah di lapangan,” katanya.
Menurut Amsakar, kemenangan Timnas Indonesia tidak hanya menghadirkan kebanggaan bagi pencinta sepak bola. Momen tersebut juga memperlihatkan kuatnya kebersamaan warga Batam.
Nobar di Dataran Engku Putri mempertemukan warga dari berbagai latar belakang untuk memberikan dukungan yang sama kepada Timnas Indonesia.
Ketua Koordinator Acara sekaligus Pelindung Ultras Garuda Batam, Suhadi, juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan skuad Garuda.
Anggota DPRD Kepri itu menyebut kemenangan Indonesia atas Thailand menjadi kebanggaan bagi masyarakat, termasuk para suporter di Batam yang ikut memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
“Selamat Timnas Indonesia! Kemenangan atas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kebanggaan kita semua. Terima kasih, Garuda, atas perjuangan luar biasa. Dari Batam, kami bersorak untuk Indonesia,” ujar Suhadi.
Perayaan kemenangan semakin meriah dengan pembagian sejumlah hadiah atau doorprize kepada warga yang berhasil menjawab pertanyaan seputar sepak bola dan program pembangunan Kota Batam.
Amsakar berharap semangat kebersamaan yang muncul dari dukungan terhadap Timnas Indonesia tidak berhenti setelah pertandingan berakhir.
“Ini menunjukkan bahwa ketika kita bersatu dan memberikan dukungan, energi positifnya luar biasa. Malam ini kita merasakan kebahagiaan yang sama karena Indonesia juara,” ujarnya.
Baca juga:Tim Putra dan Putri Indonesia Sabet Emas SEABA U17 3×3 Championship 2026 di Batam
Editor:Zalfirega











