Empat Apartemen di Batam Disita Polda Riau Terkait Kasus SPPD Fiktif Setwan DPRD

Minggu, 8 Desember 2024 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ditreskrimsus Polda Riau Subdit Tipikor melakukan penyegelan empat unit apartemen di Kota Batam, pengembangan kasus SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau, Matapedia6.com /Dok Polda Riau

Ditreskrimsus Polda Riau Subdit Tipikor melakukan penyegelan empat unit apartemen di Kota Batam, pengembangan kasus SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau, Matapedia6.com /Dok Polda Riau

MATAPEDIA6.com, BATAM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyita empat unit apartemen di kawasan Nagoya City Walk, Batam, pada Selasa (26/11/2024).

Penyitaan ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Riau tahun anggaran 2020–2021.

Empat apartemen tersebut diduga dibeli menggunakan dana hasil korupsi oleh Muflihun, mantan Sekretaris DPRD (Setwan) Riau periode 2020–2021.

Muflihun juga pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru selama dua periode (2022–Mei 2024).

Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Nasriadi menjelaskan penyitaan ini merupakan langkah penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh Muflihun.

“Penyitaan aset ini bagian dari pengembangan kasus SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau yang sedang kami tangani,” ujar Nasriadi pada Minggu (8/12/2024).

Selain di Batam, penyidik juga berencana menyita aset lain di daerah Sumatera Barat, yang disinyalir dibeli menggunakan hasil korupsi.

“Tim akan berangkat ke Padang dan beberapa daerah lainnya untuk menelusuri aset yang disembunyikan atas nama orang lain,” tambahnya.

Dalam proses penyidikan, polisi juga telah menyita barang-barang mewah, memblokir rekening, dan mendalami transaksi yang diduga terkait kasus korupsi ini.

Beberapa aset ditemukan atas nama orang-orang yang dekat dengan tersangka, yang diyakini digunakan untuk mengamankan hasil korupsi.

Kasus SPPD Fiktif

Kasus korupsi ini bermula dari dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas fiktif di Sekretariat DPRD Riau pada 2020 dan 2021. Muflihun, sebagai Sekwan DPRD Riau saat itu, diduga menjadi aktor utama. Proses penyelidikan kasus ini telah dimulai sejak 2023.

“Penyitaan aset di Batam ini adalah bagian dari langkah kami menindaklanjuti kasus SPPD fiktif yang melibatkan mantan Setwan DPRD Riau,” tegas Nasriadi.

Polda Riau memastikan akan terus menggali fakta dan menelusuri aliran dana untuk membawa kasus ini ke ranah hukum, sekaligus mengembalikan kerugian negara akibat tindakan korupsi tersebut.

Daftar Aset yang Disita
Berikut adalah detail empat apartemen yang disita Ditreskrimsus Polda Riau:
1. Tipe Studio Lantai 16 Nomor 10 – Atas nama Muflihun, senilai Rp 557 juta, dibeli pada 2020 dengan pelunasan pada 2023.

2. Tipe Studio Lantai 25 Nomor 08 – Atas nama Mira Susanti, senilai Rp 557 juta, dibeli pada 2020 dengan pelunasan pada 2023.

3. Tipe Studio Lantai 25 Nomor 09 – Atas nama Mira Susanti, senilai Rp 557 juta, dibeli pada 2020 dengan pelunasan pada 2023.

4. Tipe Studio Lantai 7 Nomor 09 – Atas nama Teddy Kurniawan, senilai Rp 517 juta, dibeli pada 2020 dengan pelunasan pada 2022.

Total nilai aset yang disita mencapai Rp 2,1 miliar.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian
Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk
Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga
Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan
Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi
Polresta Barelang Bongkar 12 Kasus Narkotika Saat Libur Iduladha, 12 Tersangka Diamankan
Komplotan Pencuri HP Beraksi di Rajawali, Modus Isi BBM dan Belanja di Toko 24 Jam
Polisi Bongkar Judi Online Omzet Rp10 Miliar per Bulan di Perumahan Mewah Batam

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:19 WIB

Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:33 WIB

Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi

Berita Terbaru