Seorang Pemancing Hilang Terseret Arus di Perairan Pantai Bahagia Nongsa Batam

Minggu, 15 Desember 2024 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan tengah mencari pencarian korban terseret arus laut di Nongsa, Minggu (15/12). Foto:Dok/Basarnas

Tim SAR gabungan tengah mencari pencarian korban terseret arus laut di Nongsa, Minggu (15/12). Foto:Dok/Basarnas

MATAPEDIA6.com, BATAM– Seorang pemancing ikan hilang diduga terseret arus laut di perairan Pantai Bahagia, Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (15/12). Tim SAR Tanjungpinang diterjunkan untuk mencari pemancing tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan pemancing tersebut bernama Habib Maulana (20) asal Sumatra Barat. Ia terseret arus laut di perairan Pantai Bahagia Nongsa, Batam.

“Kami menerjunkan 5 orang Rescuer Pos SAR Batam bergerak menuju ke lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian,” katanya melalui Humas Ardilla, Minggu (15/12/2024).

Dalam pencarian ini juga dikerahkan satu set perahu karet dan motor tempel. Tim rescue Pos SAR Batam juga menggunakan Aquaeye sebagai metode pencarian di dalam air.

“Berbagai potensi SAR seperti TNI, Polri, dan masyarakat sekitar Pantai Bahagia turut serta membantu dalan mencari korban,” katanya.

Ia menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban bersama 8 orang rekannya 7 sedang memancing ikan bernama Dino (22), Andika (24 ), Aris (21), Vito (17), Yudha (19), M Yudha (21), dan Ari Efendi (29) berencana untuk memancing ikan di wilayah tersebut.

Berjarak 50 meter dari bibir pantai, para korban mulai terbawa arus laut. Enam orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang atas nama Ari Efendi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan sudah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri.

“Korban dalam pencarian Tim SAR gabungan atas nama Habib Maulana,” katanya.

Petugas gabungan masih melakukan pencarian menyusuri bibir pantai Bahagia Nongsa dengan peralatan lengkap untuk memudahkan proses pencarian korban.

“Hingga saat ini masih dalam pencarian,” tuturnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru