Lapas Batam Raih Predikat Bergengsi Wilayah Bebas dari Korupsi 2024

Senin, 16 Desember 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Lapas kelas IIA Batam Heri Kusrita saat menerima penghargaan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, kepada Kalapas Batam, Heri Kusrita, dalam acara yang berlangsung di Gedung Muladi, Kampus Politeknik Keamanan dan Perbatasan (Poltekpin) Tangerang, Senin (16/12/2024). Matapedia6.com/ Dok Lapas

Kepala Lapas kelas IIA Batam Heri Kusrita saat menerima penghargaan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, kepada Kalapas Batam, Heri Kusrita, dalam acara yang berlangsung di Gedung Muladi, Kampus Politeknik Keamanan dan Perbatasan (Poltekpin) Tangerang, Senin (16/12/2024). Matapedia6.com/ Dok Lapas

MATAPEDIA6.com, BATAM –Ciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam raih penghargaan sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2024.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, kepada Kalapas Batam, Heri Kusrita, dalam acara yang berlangsung di Gedung Muladi, Kampus Politeknik Keamanan dan Perbatasan (Poltekpin) Tangerang, Senin (16/12/2024).

Pengakuan ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-12.OT.03.02 Tahun 2024, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Lapas Batam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, memuji dedikasi jajaran Kementerian yang berhasil meraih predikat WBK di berbagai satuan kerja, termasuk Lapas Batam.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran dalam membangun tata kelola yang bersih dan berkinerja baik. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agus.

Agus menambahkan penghargaan WBK merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi sekaligus mendorong budaya kerja yang profesional, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sementara Kalapas Kelas IIA Batam, Heri Kusrita, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk mempertahankan standar integritas yang tinggi di Lapas Batam.

“Predikat ini bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah besar yang harus kami jaga dengan penuh tanggung jawab. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan integritas, transparansi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Heri.

Heri juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi. Ia memastikan Lapas Batam akan terus berinovasi untuk menjaga kualitas layanan yang telah dicapai.

Dengan raihan predikat WBK ini, Lapas Batam menjadi contoh bagi instansi lainnya untuk terus berinovasi menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional.

Penghargaan ini sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Lapas Batam untuk mengukuhkan diri sebagai institusi yang melayani masyarakat dengan transparansi dan akuntabilitas.

Prestasi ini juga menunjukkan bahwa perubahan nyata menuju layanan publik yang berkualitas dapat diwujudkan melalui kerja keras, komitmen, dan sinergi semua pihak.

Lapas Batam kini menjadi simbol keberhasilan dalam mendukung program pemerintah memerangi korupsi dan membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terbaru