Sepanjang 2024 Kasus Pencurian Paling Banyak di Batam

Jumat, 20 Desember 2024 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capaian kinerja Kejaksaan Negeri Batam dalam akhir tahun pada Jumat (20/12). Foto:Rega/matapedia

Capaian kinerja Kejaksaan Negeri Batam dalam akhir tahun pada Jumat (20/12). Foto:Rega/matapedia

Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Batam Tahun 2024

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menyebutkan bawah kasus yang paling banyak ditangani sepanjang tahun 2024 didominasi kasus pencurian.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batam, Kajari Batam, I Ketut Kasna Dedi pada awak media dalam rilis akhir tahun, di lantai tiga Kantor Kejaksaan Negeri Batam, Jumat (20/12/2024).

“Tahun lalu perkara pencurian 251 dan sekarang 2024 justru meningkat sebanyak 227 perkara yang ditangani,” kata Kasna.

Selain pencurian kasus TPPA atau Tindak Pidana Perempuan dan Anak 130 kasus dan penipuan dan penggelapan 104 kasus serta narkotika 95 kasus, penganiayaan 75 kasus pekerjaan migran Indonesia 51 kasus, KDRT 17 kasus perjudian 16 kasus laka lantas 7 kasus dan judi online 15 kasus.

Sementara sepanjang 2024 tercatat bidang tindak pidana umum Realisasi penanganan prapenuntutan (pratut) mencapai 1016 dari target 800 dan Penanganan tahap tuntutan (TUT) 852 tuntutan dari 500 serta eksekusi 853 dari target 450 dan Restorative Justice (RJ) menyelesaikan perkara pidana secara damai sebanyak 6 kasus.

“Ada 10 perkara yang menjadi perhatian tindak pidana umum seperti kasus Rempang telah berkekuatan hukum tetap alias (inkrah) dan pembunuhan terdakwa Ahmad Yuda dan lingkungan, narkotika serta judi online yang masih dalam persidangan,” katanya.

“Jadi pada tahun ini perkara yang ditangani bidang pidana umum menurun dari tahun lalu,” tambah dia.

Selain itu, tindak pidana umum di bidang tindak pidana khusus, capaian diprediksi lebih dari ekspektasi.

Penyidikan (DIK) terealisasi 8 kasus dari target 3 kasus 400 persen, prapenuntutan (pratut) mencapai 19 kasus dari target 2 kasus 950 persen  dan eksekusi tercatat 13 kasus dari target 2 kasus.

Bahkan Kejaksaan Negeri Batam berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 5,82 miliar.

Dalam hal realisasi anggaran, Kejari Batam mencatat penyerapan sebesar Rp 15,74 miliar atau 87,01 persen dari pagu anggaran Rp 18,10 miliar. 

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 12,23 miliar atau 202,35 persen dari  target Rp 6,04 miliar.

“Capaian kinerja ini hampir seluruh bidang yang memperoleh predikat kinerja. Salah satu bidang tindak pidana khusus predikat capaian kinerja di seluruh Satker Kejati Kepri,” ujarnya. 

Selain penanganan kasus tersebut Kejari Batam juga meraih sederet penghargaan dari berbagai bidang. Bahkan ada penambahan mobil tahanan hingga rumah dinas Kejaksaan Negeri Batam yang dihibahkan pemerintah kota Batam.

Kendati demikian, Kasna menyebut bahwa pihaknya terbuka terhadap masyarakat untuk perbaiki di masa depan.

“Kami juga menerima masukan mengenai masukan yang perlu kami benahi untuk bisa semakin membaik dari tahun berikutnya,” katanya.

Baca juga: Hari Antikorupsi Sedunia 2024, Kejari Batam Edukasi Ratusan Kepala Sekolah

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon


Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru