Diduga Tersinggung Ucapan Remaja di Sagulung Jadi Korban Penusukan

Senin, 10 Februari 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka penusukan remaja di amankan Polsek Sagulung. Foto:Dok/ Polsek

Tersangka penusukan remaja di amankan Polsek Sagulung. Foto:Dok/ Polsek


MATAPEDIA6.com, BATAM-  Polisi menangkap Zl (23) warga Batam terduga pelaku penikaman remaja berinisial YB (16). Ia ditangkap Unit Reskrim Polsek Sagulung di kawasan Tunas Regency, pada Minggu (9/2) dini hari.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Parlindungan Tambunan melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, menyebut pelaku diduga menikam leher korban karena merasa tersinggung dengan omongan korban.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Ruko Rexvin, Dapur 12, Kelurahan Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Jumat malam (07/02) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Mereka ini ngumpul-ngumpul. Kemudian pelaku ada tersinggung dengan omongan korban,” ujarnya dikutip dalam siaran pers, Senin (10/2/2025).

Ia menyebut korban dan pelaku diduga berada dalam kondisi mabuk akibat mengonsumsi minuman beralkohol.

“Pada saat itu, korban mengucapkan kata-kata yang menyinggung pelaku, sehingga memicu kemarahannya,” tambah dia lagi.

Selanjutnya pelaku pulang ke rumah untuk mengambil pisau, lalu kembali ke lokasi kejadian. Tanpa bicara, pelaku menyerang korban dengan pisau, hingga korban mengalami luka tusuk di leher.

“Korban pulang dan melapor kepada orang tuanya, Jhonson Hutagalung, yang kemudian membuat laporan di Polsek Sagulung,” tuturnya.

Menerima laporan, tim opsnal Polsek Sagulung yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris segera mencari pelaku, namun tidak ditemukan.

Sementara Minggu (09/02) sekitar pukul 00.05 WIB, buser Polsek Sagulung mendapat informasi keberadaan pelaku di Tunas Regency dan berhasil mengamankannya tanpa perlawanan. Pelaku dibawa ke Polsek Sagulung untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti, antara lain Surat Keterangan Visum Et Repertum (VER), baju hijau milik pelaku, baju hijau army berlumuran darah milik korban, dan sepeda motor Yamaha R15 yang diduga digunakan dalam kejadian.

“Pisau yang digunakan pelaku masih dalam pencarian karena telah dibuang.” tegas dia.

“Kita akan menindak tegas tindak pidana, terutama yang melibatkan anak di bawah umur.”

Ia mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak, terutama dalam pergaulan dan aktivitas di luar rumah, agar terhindar dari lingkungan berisiko seperti minuman beralkohol atau kekerasan.

“Kami juga meminta masyarakat segera melapor jika melihat potensi kriminalitas atau kejadian mencurigakan. Kerja sama penting untuk menjaga keamanan dan mencegah insiden serupa,” tutupnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru