Bangunan Liar di Buffer Zone Batavia Sagulung Ditertibkan, Warga Minta Tetap Lakukan Pengawasan

Sabtu, 10 Mei 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi saat ini buffer zone di depan komplek Batavia Sagulung setelah ditertibkan oleh Satpol PP Kota Batam, Sabtu (10/5/2025). Matapedia6.com/Luci

Kondisi saat ini buffer zone di depan komplek Batavia Sagulung setelah ditertibkan oleh Satpol PP Kota Batam, Sabtu (10/5/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan sejumlah bangunan liar yang berdiri di kawasan buffer zone (zona penyangga) di depan Komplek Batavia, Sagulung.

Penertiban ini mendapat sambutan positif dari warga yang sudah lama mengeluhkan kondisi kumuh dan penggunaan lahan yang tak sesuai peruntukan.

Pantauan di lapangan, Sabtu (10/5/2025), area yang sebelumnya dipenuhi bangunan kios, bengkel, hingga tempat nongkrong kini telah bersih.

Satpol PP telah meratakan seluruh bangunan liar yang berdiri tanpa izin di lahan tersebut.

“Dulu kawasan ini terlihat kumuh dan semrawut. Bahkan komplek Batavia jadi tidak terlihat dari jalan utama karena tertutup bangunan liar,” ujar Ali, warga setempat.

Ali dan warga lainnya berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban sekali saja, tetapi juga terus mengawasi agar tidak ada lagi bangunan ilegal yang berdiri di kawasan buffer zone.

“Kalau tidak diawasi, nanti bisa muncul lagi bangunan-bangunan liar seperti sebelumnya,” tambahnya.

Diketahui, kawasan buffer zone seharusnya menjadi ruang terbuka hijau atau area penyangga demi menjaga keindahan dan ketertiban kota.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, lahan ini kerap disalahgunakan oleh oknum untuk membangun usaha ilegal, termasuk gudang bahan bangunan.

Penertiban ini juga berkaitan dengan proyek pelebaran Jalan R Suprapto yang sedang berlangsung.

Proyek tersebut membentang dari Nusa Batam hingga bundaran Barelang dan akan menambah dua lajur baru di sisi kiri dan kanan jalan.

Dengan penataan ini, wajah kota diharapkan menjadi lebih rapi dan mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Warga pun berharap langkah ini menjadi awal dari komitmen pemerintah untuk menata kawasan kota, tidak hanya di Batavia, tetapi juga di wilayah Sagulung dan Batuaji yang memiliki banyak zona penyangga.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Jual Motor Curian Tengah Malam, Dua Pemuda Sagulung Disergap Polisi
Polisi Bongkar Penipuan Calo Tiket Pelni di Batu Ampar, Kacab Pelni Edwin: Pelaku Bukan Pegawai
Polisi Ringkus Tiga Calo Tiket Roro di Pelabuhan Punggur, Penumpang Ditipu Saat Arus Mudik
Tiga Terdakwa Kasus PNBP Batam Divonis 1 Tahun, Satu Hakim Tipikor Sampaikan Dissenting Opinion
Pemuda 19 Tahun di Sekupang Ditangkap Polisi Usai Curi Motor Warga
Cinta Segitiga Sesama Jenis di Nongsa Batam Berujung Maut, Berawal dari Asmara hingga Pembunuhan Berencana
Kejari Batam Minta Maaf atas Pernyataan Jaksa di Replik Sidang Sabu 1,9 Ton
Vonis Kasus Narkotika 1,9 Ton Berbeda-beda, Ini Penjelasan PN Batam

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:11 WIB

Polisi Bongkar Penipuan Calo Tiket Pelni di Batu Ampar, Kacab Pelni Edwin: Pelaku Bukan Pegawai

Senin, 16 Maret 2026 - 03:43 WIB

Polisi Ringkus Tiga Calo Tiket Roro di Pelabuhan Punggur, Penumpang Ditipu Saat Arus Mudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:05 WIB

Tiga Terdakwa Kasus PNBP Batam Divonis 1 Tahun, Satu Hakim Tipikor Sampaikan Dissenting Opinion

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:44 WIB

Pemuda 19 Tahun di Sekupang Ditangkap Polisi Usai Curi Motor Warga

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:34 WIB

Cinta Segitiga Sesama Jenis di Nongsa Batam Berujung Maut, Berawal dari Asmara hingga Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru