Wakil Kepala BP Batam Tinjau Persiapan Pengoperasian 4 STS Crane dari China

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:ist

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:ist

MATAPEDIA6.com, BATAM– Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung persiapan pengoperasian empat unit STS Crane yang baru tiba dari China di Pelabuhan Batu Ampar, Senin (19/5/2025).

Dalam peninjauan ini, Li Claudia didampingi oleh Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan; Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin; Chief Operating Officer PT Persero, Mohammad Iqbal; serta jajaran KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Li Claudia menjelaskan bahwa peninjauan ini menjadi bagian dari persiapan pengoperasian komersial Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar Tahap 2, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Agustus 2025.

Sejak 1 September 2023, BP Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan Batam telah mengubah sistem operasional Terminal Batu Ampar dari metode konvensional menjadi semi otomatis. Sebelumnya, terminal hanya mengandalkan crane mobile untuk bongkar muat kontainer.

Namun, setelah 1 September 2023, BP Batam mulai mengoperasikan STS Crane, yang kemudian dilanjutkan oleh PT Persero Batam berdasarkan Perjanjian Kerja Sama. Pada 1 November 2023, PT Persero Batam mulai mengelola Dermaga Utara melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan Aset Dalam Ruang Lingkup Pemerintah (DRPI), menggunakan sistem manajemen bongkar muat Batam Terminal Operating System (B-TOS).

Data Badan Usaha Pelabuhan menunjukkan bahwa waktu tunggu kapal (berthing time) menurun hingga 50 persen setelah pengoperasian satu unit STS Crane. Volume kontainer pada 2024 meningkat menjadi 420 ribu TEUs, naik 18 persen secara tahunan (year-on-year) dan mencakup 84 persen dari total volume pelabuhan Batam. Selain itu, kunjungan kapal mencapai 3.243 unit, meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Li Claudia menambahkan, pada Tahap 2 ini, Pelabuhan Batu Ampar juga akan menerima dua unit Harbor Mobile Crane dan 12 unit Rubber-Tyred Gantry Crane (RTG) secara bertahap. Kelima STS Crane yang tersedia akan meningkatkan kapasitas pelabuhan dari 350.000 TEUs menjadi 900.000 TEUs, dengan nilai investasi mencapai Rp 1,2 triliun.

“Kami akan segera melakukan commissioning test sebagai langkah akhir sebelum pengoperasian resmi pada Agustus 2025. Semoga seluruh proses berjalan lancar,” pungkasnya.**

Berita Terkait

Literasi Keuangan Natuna Naik, OJK Dorong Masyarakat Makin Cerdas Akses Produk Keuangan
OJK Kepri Perluas Akses Pembiayaan UMKM Keluarga di Batam
HUT ke-81 RI, OJK Kepri Dorong Kredit Perbankan Perkuat Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat
OJK Kepri Dorong Digitalisasi Perbankan Syariah untuk Perluas Akses Masyarakat
Kredit BPR/S Kepri Tumbuh 10,74 Persen, OJK Soroti Likuiditas
Harga Pertamax di Kepri Turun Mulai 1 Agustus, Ini Daftar Tarif Terbaru di Batam dan FTZ
Harga Bright Gas Turun di Kepri dan Regional Sumbagut, Berlaku Sejak 14 Juli 2026
33 Peserta Batam Lolos Final MTQ Kepri 2026, Siap Bersaing di Berbagai Cabang Musabaqah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Literasi Keuangan Natuna Naik, OJK Dorong Masyarakat Makin Cerdas Akses Produk Keuangan

Jumat, 4 September 2026 - 17:32 WIB

OJK Kepri Perluas Akses Pembiayaan UMKM Keluarga di Batam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:26 WIB

HUT ke-81 RI, OJK Kepri Dorong Kredit Perbankan Perkuat Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:59 WIB

OJK Kepri Dorong Digitalisasi Perbankan Syariah untuk Perluas Akses Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Kredit BPR/S Kepri Tumbuh 10,74 Persen, OJK Soroti Likuiditas

Berita Terbaru