Disnaker Catat 18 Ribu Pencaker di Batam hingga Juli 2025, Job Fair Jadi Harapan Baru Tekan Pengangguran

Rabu, 6 Agustus 2025 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali kota Batam Amsakar Ahmad saat melakukan peninjauan salah satu perusahaan yang ikut dalam Job Fair 2025, Selasa (5/8/2025). Matapedia6.com/Luci

Wali kota Batam Amsakar Ahmad saat melakukan peninjauan salah satu perusahaan yang ikut dalam Job Fair 2025, Selasa (5/8/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam mencatat sebanyak 18 ribu pencari kerja (pencaker) telah terdata hingga Juli 2025. Jumlah tersebut diprediksi akan meningkat menjadi 21 ribu orang hingga akhir tahun.

Plt Kepala Disnaker Kota Batam, Nurul Iswahyuni, menyampaikan hal ini saat memantau pelaksanaan Job Fair Batam 2025.

Nurul menyebutkan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai perusahaan untuk memastikan data tenaga kerja terserap tercatat secara akurat.

“Kami terus mendorong perusahaan untuk memberikan data tenaga kerja yang mereka rekrut. Ini penting agar pendataan bisa lebih akurat dan membantu perumusan kebijakan ketenagakerjaan ke depan,” ujar Nurul.

Meski angka pencaker saat ini masih tinggi, Nurul mengungkapkan adanya penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Job Fair Batam 2025 Resmi dibuka, Amsakar Minta Perusahaan Wajib Prioritaskan Pencaker Lokal 15-20 Persen

Pada tahun 2024, total pencaker di Batam mencapai 24 ribu orang, sementara lowongan kerja yang tersedia hanya sekitar 17 ribu, sehingga sekitar 7 ribu orang tidak terserap ke dunia kerja.

“Tahun ini kami melihat tren yang lebih baik. Semoga melalui job fair dan kerja sama dengan industri, angka pengangguran bisa ditekan secara bertahap,” katanya optimis.

Job Fair Batam 2025 diharapkan menjadi solusi konkret dalam menyerap tenaga kerja, tidak hanya untuk warga Batam, tetapi juga dari luar daerah.

Disnaker menargetkan kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin dan strategis baik melalui kerja sama erat dengan dunia industri, pihaknya berharap pencari kerja bisa dipertemukan langsung dengan perusahaan yang membuka lowongan.

“Kami akan terus menyelenggarakan job fair secara rutin. Ini bukan hanya wadah mencari kerja, tapi juga ruang komunikasi antara pencaker dan dunia usaha,” tambah Nurul.

Selain itu, Disnaker mendorong perusahaan untuk aktif menggunakan aplikasi Simnaker, sebagai bagian dari digitalisasi dan sinkronisasi data ketenagakerjaan.

Melalui platform ini, kebutuhan tenaga kerja di tiap sektor bisa dipetakan dengan lebih tepat.

“Dengan Simnaker, pengelolaan data akan lebih efektif dan transparan. Ini penting dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan,” kata Nurul.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terbaru