Rempang Eco-City Jadi Episentrum Ekonomi Baru: 504 KK Disiapkan Jadi Transmigran Mandiri

Selasa, 4 November 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia. Foto:Istimewa

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM — Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pelatihan bagi 504 kepala keluarga (KK) calon transmigran bukan sekadar program relokasi, melainkan langkah strategis membangun peradaban baru dan pusat ekonomi produktif di Rempang Eco-City.

Kick Off Pelatihan Calon Transmigran ini digelar di Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha Senin (3/11/2025), menandai babak baru perjalanan Rempang sebagai kawasan masa depan.

“Program ini bukan sekadar pemindahan penduduk, tetapi investasi sosial jangka panjang untuk menciptakan masyarakat mandiri dan produktif,” tegas Amsakar di hadapan peserta pelatihan.

Baca juga:BP Batam Bersiap Lompatan Besar 2026, Tata Kelola dan Investasi Jadi Fokus Utama

Amsakar menekankan, pelatihan ini adalah bagian dari era baru transmigrasi berbasis pemberdayaan dan karakter di mana masyarakat didorong untuk menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar penerima kebijakan.

Melalui kerja sama BP Batam dan pemerintah pusat, para calon transmigran akan dibekali keterampilan wirausaha, pengelolaan sumber daya, hingga penguatan semangat gotong royong agar mampu beradaptasi dan menciptakan peluang ekonomi di wilayah baru.

“Pemerintah ingin seluruh calon transmigran lebih produktif, berdaya saing, dan memiliki taraf hidup lebih baik,” tambahnya.

Dengan dukungan infrastruktur, fasilitas umum, dan sosial yang tengah disiapkan, Amsakar optimistis pelatihan ini menjadi pondasi lahirnya masyarakat Rempang yang berdikari.

“Rempang akan tumbuh sebagai pusat ekonomi baru. Kita sedang membangun bukan hanya kawasan, tapi juga peradaban yang produktif,” ujarnya.

Baca juga:Pemko Batam Siapkan Taman Budaya, Dukung Generasi Muda dan Ekraf

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Kementerian Transmigrasi Prima Idwan Mariza, menyebut pelatihan ini merupakan bagian dari program transmigrasi nasional.

Sebanyak 1.394 KK di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan serupa, termasuk 504 KK dari Rempang Eco-City.

“Transmigrasi masa kini bukan lagi soal perpindahan, tapi tentang membangun kehidupan baru yang sejahtera,” jelas Prima.

Dengan pelatihan ini, Rempang Eco-City bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan eksperimen sosial-ekonomi terbesar di Batam—sebuah langkah nyata menuju kemandirian dan kesejahteraan berbasis rakyat.

Baca juga:BP Batam Gandeng IPB, Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dorong Investasi Modern

 

Berita Terkait

Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik
Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan
Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri
Fesmed Selat Malaka AJI 2026 di Batam Bahas Kebebasan Pers dan Isu Publik Asia Tenggara
Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Parang ke Tukang Parkir di Nagoya Saat Nongkrong di Kafe
Lapas Cipinang Percepat Penataan Hunian untuk Mendukung Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan
Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:41 WIB

Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik

Minggu, 27 September 2026 - 13:13 WIB

Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:55 WIB

Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri

Sabtu, 26 September 2026 - 13:08 WIB

Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Parang ke Tukang Parkir di Nagoya Saat Nongkrong di Kafe

Sabtu, 26 September 2026 - 12:06 WIB

Lapas Cipinang Percepat Penataan Hunian untuk Mendukung Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Berita Terbaru