Batam–Johor Percepat Konektivitas Kawasan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam dan pemerintah Malaysia. Foto:Ist

BP Batam dan pemerintah Malaysia. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM – BP Batam membaca peta persaingan investasi kawasan dengan menjejak langsung Johor Bahru. Dipimpin Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, delegasi Batam mengunjungi Johor, Malaysia, Rabu (10/12/2025).

Hal itu untuk memperkuat konektivitas dan menguji peluang sinergi investasi lintas batas dalam ekosistem Singapore–Johor–Riau (SIJORI).

Alih-alih menjajaki kerja sama seremonial, BP Batam memilih pendekatan komparatif. Fokus kunjungan mengarah ke Invest Malaysia Facilitation Centre Johor (IMFC-J) di Carnelian Tower, Forest City—pusat layanan investasi terpadu yang menopang ambisi Johor sebagai bagian Johor–Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ).

Baca juga: BP Batam Raih Tiga Penghargaan Nasional di Top Digital Awards 2025

Fary menegaskan Batam dan Johor tidak berdiri sendiri. Keduanya terhubung dalam satu rantai ekonomi kawasan.

“Batam dan Johor berada dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Tantangannya bukan bersaing secara buta, tetapi membangun kolaborasi yang realistis dan saling menguatkan dalam kerangka SIJORI,” kata Fary.

Dalam pertemuan dengan manajemen IMFC-J, delegasi BP Batam mencermati praktik layanan satu pintu yang terintegrasi—mulai dari perizinan, insentif fiskal, hingga koordinasi lintas lembaga. Model ini terbukti mempercepat realisasi investasi Johor di tengah ketatnya kompetisi regional.

Senior Vice President IMFC-J, Adny Jaffedon Ahmad, menyambut langkah BP Batam yang memilih dialog terbuka antarkawasan.

“Kami menyambut baik komitmen BP Batam. Sinergi ini kami harapkan melahirkan manfaat konkret bagi kedua wilayah,” ujar Adny.

Isu ketenagakerjaan ikut mengemuka. Pertumbuhan industri Johor mendorong lonjakan kebutuhan tenaga kerja, sementara Batam memiliki basis SDM industri yang relatif matang. Fary menilai peluang ini harus dikelola dengan kerangka yang jelas agar tidak memicu ketimpangan.

“Konektivitas tenaga kerja harus saling menguntungkan dan memberi nilai tambah nyata bagi kedua daerah,” tegasnya.

Selain SDM, diskusi juga menyoroti konektivitas fisik kawasan, termasuk penguatan jalur pelayaran RORO Batam–Johor. Jalur ini dipandang krusial untuk memastikan integrasi SIJORI berjalan seiring dengan kelancaran logistik dan mobilitas manusia.

Rangkaian kunjungan berlanjut ke kawasan Forest City. Regional Vice President Forest City, Syarul Izam, memaparkan strategi pengembangan kawasan yang mengandalkan skema Special Financial Zone (SFZ).

Skema ini menawarkan insentif fiskal, kepastian regulasi, serta infrastruktur terintegrasi untuk menarik sektor bernilai tambah, mulai dari jasa keuangan, pariwisata premium, hingga logistik.

Fary menilai pengalaman Johor dalam mengelola SFZ memberi referensi penting bagi Batam, meski tidak bisa ditiru mentah-mentah.

“Tidak semua model bisa diterapkan langsung. Namun kepastian regulasi dan konsistensi kebijakan Johor menjadi pelajaran relevan bagi Batam,” ujarnya.

Di tengah persaingan investasi Asia Tenggara, langkah BP Batam ini menandai pergeseran strategi: lebih terbuka, lebih komparatif, dan lebih realistis.

Dalam ekosistem SIJORI, Batam, Johor, dan Singapura tidak hanya bersaing, tetapi juga saling bergantung—menjadikan sinergi kawasan sebagai kunci bertahan dan tumbuh bersama.

Baca juga:BP Batam, Bappenas dan Pemkot Surabaya Susun Strategi Pengembangan Wilayah

Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terbaru