MATAPEDIA6.com, BATAM— Bakamla RI melepas KN Pulau Dana-323 dari Dermaga Macgobar, Batam, membawa 92,2 ton bantuan untuk korban banjir di Aceh, khususnya Lhokseumawe pada Kamis (18/12/2025) kemarin.
Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI, Laksma Bakamla Bambang Somantri secara langsung melepas keberangkatan kapal yang dikomandani Letkol Bakamla Umar Dhani.
KN Pulau Dana-323 menjadi unsur kedua setelah sebelumnya KN Pulau Nipah-321 mengirimkan 70 ton bantuan tahap pertama.
Bambang menegaskan, atas arahan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah seluruh jajaran bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda Aceh, Medan, dan Padang.
Baca juga: Bakamla Zona Barat Kirim 70 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra
“Bakamla RI memusatkan penyaluran bantuan ke wilayah Aceh dan menyerahkannya langsung kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA),” ujarnya dikutip pada Sabtu (20/12/2025).
“Musibah ini membutuhkan aksi cepat dan solid. Bakamla RI hadir bukan hanya menjaga laut, tetapi juga memastikan rakyat mendapat perlindungan dan bantuan,” ujar Bambang.
KN Pulau Dana-323 mengangkut berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari logistik pangan, perlengkapan sanitasi dan kesehatan, pakaian, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi dan perempuan, hingga peralatan darurat.
Seluruh bantuan merupakan hasil kolaborasi masyarakat Batam, instansi terkait, dan keluarga besar Bakamla RI yang bergerak serempak.
Donasi mengalir dari berbagai pihak, di antaranya personel Zona Bakamla Barat, Unsur Patroli Zona Barat, BAZNAS, LAZIZMU, Perwira AAL Angkatan 53/2007, GAMKI Batam, PT Sabula PT Sucofindo, Harris Batam Center, organisasi kepemudaan, masyarakat Sungai Baduk, serta lebih dari 60 warga Batam yang datang langsung menyerahkan bantuan secara pribadi.
“Kami berharap bantuan ini segera diterima dan benar-benar meringankan beban masyarakat terdampak,” tambah Bambang.
Bakamla RI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur. Solidaritas lintas elemen ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.
Baca juga:PWI Pusat Lepas Agus Bagjana dari Banten untuk Jelajah 13 Negara
Editor:Zalfirega



















