Dentum Budaya Cap Go Meh 2026, Li Claudia Serukan Aksi Nyata Jaga Alam Batam

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama anak-anak di Cap Go Meh. Foto:Istimewa

Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama anak-anak di Cap Go Meh. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM — Momentum Cap Go Meh 2026 tak hanya menghadirkan kemeriahan budaya. Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memanfaatkan panggung perayaan di Maha Vihara Duta Maitreya, Selasa (3/3/2026), untuk menyerukan aksi nyata menjaga kelestarian alam.

Festival Cap Go Meh yang digelar di Maha Vihara Duta Maitreya itu menampilkan tarian dan pentas budaya bertema alam semesta. Nuansa harmoni manusia dan alam terasa kuat sepanjang acara.

Di hadapan masyarakat, Li Claudia mengapresiasi antusiasme warga yang memadati perayaan. Ia menegaskan, semangat kebersamaan dalam Cap Go Meh harus diterjemahkan menjadi kepedulian menjaga lingkungan Batam.

“Mari kita bergandengan tangan menjaga Kota Batam yang kita cintai. Apa yang kita lakukan hari ini menentukan masa depan anak dan cucu kita,” tegasnya.

Baca juga:Warga Serahkan Bukti Pembelian, DPRD Minta PKJ Tuntaskan Sengketa Marchelia Tahap II

Ia menilai, kelestarian alam bukan sekadar isu lingkungan, melainkan fondasi pembangunan. Kota yang bersih, nyaman, dan aman akan menarik wisatawan dan investor. Dampaknya, ekonomi tumbuh dan lapangan kerja terbuka.

“Kalau kota ini nyaman dan damai, investor datang. Investasi meningkat, ekonomi bergerak, dan pengangguran turun,” ujarnya lugas.

Li Claudia juga memaparkan langkah konkret yang terus digencarkan BP Batam dan Pemko Batam. Pemerintah memperkuat pengelolaan sampah, mengatasi banjir melalui normalisasi drainase, hingga membangun jaringan pipa air bersih. Ia menyebut tantangan lingkungan masih besar, namun pemerintah memilih bergerak, bukan menunggu.

Bersama Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, pihaknya mengawal komitmen menyelesaikan persoalan mendasar tersebut. Targetnya jelas: generasi mendatang tidak lagi dibebani persoalan klasik yang hari ini masih dihadapi.

Cap Go Meh tahun ini pun tak berhenti pada perayaan budaya. Dari altar doa hingga panggung seni, pesan yang digaungkan sama: Batam harus tumbuh tanpa mengorbankan alamnya.

Baca juga:Bazaar Murah Ramadhan 1447 H, BP Batam Tekan Harga Pangan dan Dongkrak Daya Beli

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Terseret Arus Saat Berenang, Remaja 13 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Golden Beach Bengkong
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Gas 3 Kg di Batu Aji, Korban Pilih Damai
Empat Polisi Dipecat, Kasus Kematian Bripda Natanael Seret Rekan Satu Kesatuan Jadi Tersangka
Diskominfo Batam Jelaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Sesuai Ketentuan dan Transparan
SMKN 2 Batam Uji 434 Siswa lewat 9 Skema BNSP, Lulusan Kantongi Sertifikat Kompetensi Negara
Polda Kepri Lepas Bripda Natanael dengan Penghormatan Terakhir
Tim Terpadu Tertibkan 23 Bangunan Ilegal di Sei Binti, Dorong Percepatan Investasi
Kepala BP Batam Kupas Strategi Ruang Udara di Hadapan Pasis Seskoau 2026

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Terseret Arus Saat Berenang, Remaja 13 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Golden Beach Bengkong

Sabtu, 18 April 2026 - 19:04 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Gas 3 Kg di Batu Aji, Korban Pilih Damai

Sabtu, 18 April 2026 - 18:38 WIB

Empat Polisi Dipecat, Kasus Kematian Bripda Natanael Seret Rekan Satu Kesatuan Jadi Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 19:13 WIB

Diskominfo Batam Jelaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Sesuai Ketentuan dan Transparan

Jumat, 17 April 2026 - 19:01 WIB

SMKN 2 Batam Uji 434 Siswa lewat 9 Skema BNSP, Lulusan Kantongi Sertifikat Kompetensi Negara

Berita Terbaru