MATAPEDIA6.com, BATAM-Santika Indonesia Hotels & Resorts mempercepat langkah menuju industri perhotelan berkelanjutan dengan meluncurkan program ‘Waste Management Launch & Media Gathering’ di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta baru-baru ini.
Program ini menegaskan ambisi Santika memperkuat posisi sebagai jaringan hotel berbasis eco-hotel dengan pengelolaan sampah yang terukur dan bertanggung jawab.
Setelah sukses menggelar program “Santika Sahabat Bumi” sepanjang 2025, Santika kini masuk ke tahap implementasi yang lebih konkret. Perusahaan menggandeng Rekosistem untuk membangun sistem pengelolaan limbah terintegrasi di seluruh operasional hotel.
Kolaborasi ini tidak sekadar simbolis. Santika langsung mengoperasikan sistem baru yang memisahkan sampah berdasarkan jenis—mulai dari plastik, kaca, hingga sisa makanan—untuk kemudian diolah menjadi bahan daur ulang dan sumber daya bernilai guna.
Peluncuran program ditandai dengan flag off truk pengangkut limbah, sekaligus pengibaran bendera “Santika Sahabat Bumi” oleh GM Corporate Business Development Santika, Hugo Armand Oetama. Momen ini menjadi penanda dimulainya sistem pengelolaan sampah yang lebih disiplin dan berkelanjutan di jaringan hotel Santika.
Baca juga:Modus THR Palsu Terbongkar: Polisi Ringkus Pelaku Penipuan Rp112 Juta di Hotel Baloi
Corporate Marketing Communication Manager Santika, Prita Gero, menegaskan industri hospitality memegang peran penting dalam menjaga lingkungan.
“Kolaborasi dengan Rekosistem mendorong penerapan pengelolaan sampah yang konsisten dan bertanggung jawab di setiap unit hotel,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Dalam implementasinya, Santika memastikan limbah dipilah sejak awal. Sampah non-organik diarahkan ke proses daur ulang, sementara limbah makanan dipisahkan berdasarkan tingkat kontaminasi. Sisa yang masih layak diolah akan dimanfaatkan kembali, termasuk menjadi kompos.
Rekosistem menyambut kolaborasi ini sebagai langkah konkret meningkatkan standar pengelolaan sampah di sektor perhotelan. Sinergi ini juga diharapkan memicu kesadaran kolektif, tidak hanya di lingkungan hotel tetapi juga di kalangan tamu dan mitra.
Santika menargetkan program ini menjadi pendorong praktik sustainable hospitality yang berdampak luas. Perusahaan ingin mengajak publik ikut berkontribusi menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana yang dimulai dari hotel.
Saat ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts mengelola 111 unit hotel yang tersebar di berbagai wilayah dengan tujuh brand utama, mulai dari The Anvaya Beach Resorts hingga Amaris Hotel dan The Royal Collection.
Melalui langkah ini, Santika tidak sekadar berbicara soal keberlanjutan—mereka mulai mengeksekusi dan menuntut hasil nyata.
Baca juga:New Veloz Hybrid EV Resmi Meluncur di Batam, Tawarkan Efisiensi Hingga 28,5 Km per Liter
Editor:Zalfirega



















