OJK Percepat Program 3 Juta Rumah, SLIK Dipangkas Lebih Cepat dan Lebih Fleksibel

Senin, 13 April 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan komitmen tersebut saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, di Kantor OJK, Senin (13/4/2026). Foto:OJK Kepri

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan komitmen tersebut saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, di Kantor OJK, Senin (13/4/2026). Foto:OJK Kepri

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tancap gas mendukung program 3 juta rumah dengan merombak kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan memperkuat sinergi lintas lembaga.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan komitmen tersebut saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, di Kantor OJK, Senin (13/4/2026).

OJK langsung mengunci sejumlah kebijakan strategis hasil Rapat Dewan Komisioner untuk mempercepat akses pembiayaan perumahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Langkah pertama, OJK menyederhanakan tampilan data SLIK. Kini, sistem hanya menampilkan kredit atau pembiayaan di atas Rp1 juta, baik dari sisi plafon maupun baki debet. Kebijakan ini memangkas “noise” data kecil yang selama ini kerap menghambat analisis kredit.

“SLIK akan lebih fokus dan relevan, sehingga mempermudah proses penilaian pembiayaan,” tegas Friderica.

Langkah kedua, OJK mempercepat pembaruan status pelunasan pinjaman. Jika sebelumnya memakan waktu lebih lama, kini status lunas wajib muncul maksimal tiga hari kerja setelah pembayaran dilakukan. Kebijakan ini ditargetkan berjalan penuh paling lambat akhir Juni 2026.

Baca juga:Imigrasi Batam Amankan Enam WNA, Diduga Langgar Izin Kerja

Percepatan ini krusial. Debitur yang baru melunasi pinjaman bisa segera mengajukan KPR tanpa tertahan status lama di SLIK.

Tak berhenti di situ, OJK juga membuka akses data SLIK bagi BP Tapera sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini mempercepat proses verifikasi dan penyaluran pembiayaan perumahan.

Di sisi lain, OJK akan menegaskan posisi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi sebagai program prioritas pemerintah. Penegasan ini penting untuk memperkuat aspek penjaminan dalam skema pembiayaan.

Untuk memastikan eksekusi berjalan cepat, OJK bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan membentuk Satuan Tugas Percepatan Program 3 Juta Rumah. Satgas ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari regulator, BP Tapera, hingga asosiasi pengembang.

OJK juga meluruskan persepsi publik soal SLIK. Data dalam sistem tersebut bukan penentu mutlak disetujui atau ditolaknya kredit. SLIK hanya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam analisis pembiayaan.

Sebelumnya, OJK telah lebih dulu menegaskan bahwa SLIK bersifat netral dan bukan daftar hitam. Bahkan, tidak ada larangan bagi bank untuk memberikan kredit kepada debitur dengan riwayat selain lancar, khususnya untuk pembiayaan kecil.

Keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing bank dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mitigasi risiko.

“OJK akan terus mendorong langkah konkret agar program 3 juta rumah bisa tercapai lebih cepat,” tutup Friderica.

Baca juga:Silaturahmi Kader Posyandu se-Batam, Amsakar Tekankan Lansia Harus Bahagia dan Bermartabat di Usia Senja

Editor:Zalfirega

 

 

 

Berita Terkait

OJK–Ekraf Tancap Gas Web3: IP Indonesia Dibidik Jadi Aset Baru Bernilai Tinggi
Telkom–PGN Bangun Ekosistem Data Center Hijau, Bidik Posisi Hub Digital Regional
OJK Genjot Investor Ritel, Literasi Pasar Modal Diperkuat di Banten
Toast Box Buka Gerai Perdana di Batam, Bawa Kopi Nanyang ke K-Square Mall
Amerika Serikat Serap Ekspor Terbesar di Batam Awal 2026
OJK Waspadai Guncangan Global: Pasar Bergejolak, Stabilitas Keuangan RI Tetap Bertahan
Pertamina Gandeng BKKBN, Hadirkan Taman Asuh untuk Jaga Produktivitas Pekerja
Kuota Diskon Ludes, PELNI Angkut 467 Ribu Penumpang Saat Mudik Lebaran
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:24 WIB

OJK–Ekraf Tancap Gas Web3: IP Indonesia Dibidik Jadi Aset Baru Bernilai Tinggi

Selasa, 14 April 2026 - 12:40 WIB

Telkom–PGN Bangun Ekosistem Data Center Hijau, Bidik Posisi Hub Digital Regional

Senin, 13 April 2026 - 18:49 WIB

OJK Percepat Program 3 Juta Rumah, SLIK Dipangkas Lebih Cepat dan Lebih Fleksibel

Sabtu, 11 April 2026 - 11:40 WIB

OJK Genjot Investor Ritel, Literasi Pasar Modal Diperkuat di Banten

Kamis, 9 April 2026 - 20:49 WIB

Toast Box Buka Gerai Perdana di Batam, Bawa Kopi Nanyang ke K-Square Mall

Berita Terbaru

Bripda Natanael Simanungkalit semasa masih hidup dengan mengenakan seragam Polri, Selasa (14/4/2026). Matapedia6.com/Istimewa

Hukum Kriminal

Bripda Natanael Tewas di Mess Polda Kepri, Diduga Dianiaya Senior

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:54 WIB