Kunjungan Sekolah Aziztan Thailand ke SMKN 2 Batam Berubah Jadi Kolaborasi Nyata di Dapur Tefa Roti

Selasa, 21 April 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar sekolah Azitan Thailand saat berkunjung ke SMKN 2 Batam. Foto:Istimewa

Pelajar sekolah Azitan Thailand saat berkunjung ke SMKN 2 Batam. Foto:Istimewa

73 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-SMKN 2 Batam mengubah kunjungan persahabatan menjadi panggung kolaborasi nyata. Rombongan Sekolah Aziztan Pattani, Thailand, datang, berbaur, lalu langsung terlibat dalam aktivitas vokasi—dari kompetisi food plating hingga praktik membuat roti di Teaching Factory (Tefa).

Menurut Kepala SMKN 2 Batam, Drs. Refio, M.Pd, sebanyak 29 siswa dan 3 guru (cikgu) Aziztan, didampingi 2 Pengakap Malaysia Negeri Kelantan, menyatu dengan siswa tuan rumah.

“Siswa saling bertukar cerita, teknik, hingga selera,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Puncaknya terjadi di Tefa Roti. Di sini, siswa tidak hanya melihat—mereka ikut memproduksi. Adonan diolah, dipanggang, lalu keluar sebagai produk unggulan sekolah: Sweetbread.

Para siswa SMKN 2 Batam usai upacara di hari Kartini, Selasa (21/4/2026). Foto:Ist

Pengalaman ini memberi gambaran konkret bagaimana sekolah mengintegrasikan pembelajaran dengan industri.

Baca juga:230 Guru SMPN di Batam Ikuti Pelatihan, Dorong Pembelajaran Lebih Profesional dan Adaptif

Ia menegaskan kunjungan ini bukan seremoni belaka. Sekolah membuka ruang kolaborasi agar siswa belajar lintas budaya sekaligus mengasah keterampilan kerja. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk OSIS, yang memastikan kegiatan berjalan lancar.

SMKN 2 Batam sendiri mengoperasikan pabrik roti berbasis siswa yang berproduksi setiap hari. Model ini menjadikan sekolah sebagai laboratorium bisnis nyata—tempat siswa belajar, bekerja, dan menghasilkan.

Kunjungan dari Aziztan menambah daftar panjang tamu internasional yang datang untuk studi banding. SMKN 2 Batam terus memposisikan diri sebagai rujukan pendidikan vokasi yang adaptif, terbuka, dan siap bersaing di tingkat regional.

Baca juga:Pansus DPRD Batam Kejar Target Ranperda LAM, Temui Wali Kota Bahas Penguatan Peran Adat

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru