Sidak DPRD Batam Mentok di Gerbang Perusahaan, Dugaan Pelanggaran BPJS Tak Tersentuh

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Batam bersama Disnaker sidak di salah satu perusahaan wilayah Kabil. Foto:Istimewa

DPRD Batam bersama Disnaker sidak di salah satu perusahaan wilayah Kabil. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Sidak Komisi IV DPRD Kota Batam bersama Dinas Ketenagakerjaan berakhir tanpa hasil di kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa, Selasa (21/04/2026). Rombongan legislatif gagal masuk ke area PT JFC Stone Indonesia setelah pihak perusahaan tak membuka akses selama dua jam.

Tim DPRD yang datang untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran ketenagakerjaan—terutama soal pekerja yang belum didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan—hanya bisa menunggu di depan gerbang tanpa kepastian.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Tapis Tabbal Siahaan, menyebut pihak perusahaan berdalih manajemen sedang tidak berada di lokasi.

“Kami diminta menunggu karena manajemen tidak ada di tempat. Tapi sampai dua jam, tidak ada respons lanjutan,” ujar Tapis kepada awak media.

Ia menegaskan, enam anggota Komisi IV hadir dalam sidak tersebut, termasuk Ketua Komisi IV Dandis Raja Guk Guk. Namun, upaya mereka tetap tak membuahkan akses masuk.

Baca juga:Berangkat Haji Reguler, Amsakar Pilih Berbaur dengan Jemaah dan Titip Pesan Jaga Kondusivitas Batam

Situasi ini langsung memicu sorotan publik. Penolakan terhadap sidak resmi dinilai mencerminkan lemahnya daya tekan pengawasan legislatif terhadap perusahaan di Batam.

Sejumlah pengamat menilai kejadian ini menjadi alarm serius. Jika lembaga pengawas tak direspons, posisi pekerja di dalam perusahaan dinilai semakin rentan.

“Kalau DPRD saja tidak dihiraukan, bagaimana perlindungan pekerja di dalam? Ini sinyal buruk bagi penegakan aturan,” ujar seorang pengamat.

Kasus ini juga menguatkan dugaan adanya pola pembangkangan terhadap sidak yang dilakukan DPRD. Minimnya tindak lanjut tegas berpotensi membuat praktik serupa terus berulang.

Kini publik menunggu langkah konkret dari DPRD Kota Batam dan Dinas Ketenagakerjaan. Sidak tak lagi cukup menjadi formalitas—penegakan aturan menjadi ujian utama agar kewibawaan pengawasan tidak terus tergerus.

Baca juga:Pimpin Upacara HUT Satpol PP, Amsakar: Kemajuan Batam Tak Lepas dari Peran Aparat Penegak Ketertiban

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
DPRD Batam Sepakati 11 Ranperda untuk 2027, Drainase Terintegrasi Masuk Prioritas
Jalan Tanjakan Vista Kembali Dibuka, BP Batam Rampungkan Perbaikan Lebih Cepat
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung
Jalan Gajah Mada Batam Ditargetkan Dibuka 1 November, BP Batam Tuntaskan Perbaikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Jalan Tanjakan Vista Kembali Dibuka, BP Batam Rampungkan Perbaikan Lebih Cepat

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB